Barcelona sukses lolos ke final Piala Dunia Antarklub 2015, usai mengalahkan Guangzhou Evergrande 3-0. Tiga gol Los Cules diborong oleh Luis Suarez.
Dari laga yang berlangsung di Yokohama Stadium, Kamis (17/12), Barcelona terlihat sulit membongkar pertahanan Guangzhou sampai laga berlangsung sekitar 30 menit. Guangzhou dipaksa bermain bertahan dengan sejumlah pemain di barisan pertahanannya.
Usai mencoba sebanyak lima kali, Barcelona baru bisa membuka keunggulannya di menit ke-39 lewat Luis Suarez. Gol diawali dari tendangan keras Ivan Rakitic dari jarak jauh yang bisa dihalau oleh Shuai Li.
Suarez yang berada bola muntah itu langsung mengirim si kulit bundar ke dalam jala dan mengantarkan Barcelona memimpin 1-0. Shuai Li sempat menilai Suarez dalam posisi offside, namun wasit menilai Suarez dalam posisi onside.
Dua menit kemudian, Guanagzhou hampir bisa mencetak gol penyama kedudukan. Zheng Long mengeksekusi sepakan bebas dari luar kotak penalti yang sukses diterima Elkeson dengan tandukan.
Tapi penjaga gawang Barcelona Bravo dengan siaga mengamankan bola dan cuma menghasilkan sepak pojok untuk klub China itu. Hingga paruh perdana selesai, skor tetap 1-0 bertahan sampai turun minum.
Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-50, Barcelona menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 atas Guangzhou. Suarez kembali sebagai pencipta gol kedua klub raksasa Spanyol itu. Gol berawal dari sebuah umpan dari Andres Iniesta, Suarez yang berhasil menyambutnya dengan tenang menaklukkan kiper lawan.
12 menit kemudian, Barcelona memperoleh hadiah penalti usai Huang Bowen melakukan pelanggaran terhadap Munir El Haddadi di kotak penalti. Suarez yang maju sebagai algojo sukses menjalani tugasnya dengan baik dan sekaligus menambahkan keunggulan Barcelona menjadi 3-0 atas Guangzhou.
Unggul tiga gol, Barcelona tidak mengendurkan serangannya. Mereka kembali melancarkan serangan ke pertahanan lawan. Munir memiliki peluang pada menit ke-71 usai menerima operan Suarez. Tapi tendangan kaki kirinya masih melenceng dari arah gawang.
Kali ini giliran Sergio Busquets yang mencoba peruntungannya pada menit ke-84. Namun tembakan yang dilepaskannya masih melayang dari sasaran.
Di sisa waktu, tidak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 3-0 untuk kemenangan Barcelona atas Guangzhou. Atas kemenangan ini mengantarkan klub Catalans ke babak final Piala Dunia Antarklub 2015.
Di babak final yang akan digelar pada hari Minggu (20/12) akhir minggu ini, Barcelona akan melawan klub Argentina, River Plate.
Di bawah ini ada sedikit tambahan berita terkini yang menceritakan soal Jose Mourinho diberhentikan sebagai pelatih Chelsea.
Chelsea secara resmi mengonfirmasi melakukan pemecatan terhadap Jose Mourinho.
Pemecatan ini dilakukan tak pelak lagi dari penampilan The Blues di musim ini, kendati Chelsea sempat disebut menjadi kandidat juara.
Dalam 16 laga yang sudah terlewati di ajang Liga Primer Inggris, Chelsea cuma bisa memetik empat kali kemenangan. Sisanya, mereka kalah sembilan kali dan tiga kali bermain seri.
Kekalahan pamungkas Chelsea di bawah besutan Mourinho diterima dari laga melawan Leicester City, yang mana pertandingan ini berakhir dengan skor 1-2, pada akhir minggu silam. Dan Leicester yang sekarang ini dilatih oleh mantan pelatih Chelsea, Claudio Ranieri.
Kekalahan itu bikin Chelsea cuma unggul satu poin dari zona degradasi.
Dipecatnya Mourinho, pemilik klub Roman Abramovich harus mengeluarkan dana banyak. Untuk pesangon pelatih asal Portugal itu, Abramovich mengeluarkan dana sekitar 40 juta poundsterling.
Ini merupakan pemecatan kedua Si Biru terhadap pelatih berumur 52 tahun ini. Yang perdana terjadi pada 20 September 2007 atau tiga tahun tiga bulan usai dia perdana kali direkrut ke klub yang bermarkas di Stamford Bridge. Pada debut perdananya, Mourinho mengantarkan Chelsea meraih dua gelar Liga Primer Inggris, satu trofi Piala Liga dan satu gelar Piala FA.
Mourinho kembali diboyong menjadi pelatih Chelsea di bursa transfer tahun 2013 lalu. Satu musim lalu, dia sukses membawa Chelsea meraih gelar juara Liga.
“Chelsea secara resmi mengumumkan pemecatan terhadap Jose Mourinho. Kami tahu dia juga sudah banyak membantu tim meraih kemenangan dan kesuksesan, tapi musim ini dia gagal dan kami berterima kasih banyak serta mendukung dia akan sukses bersama klub lain,” tulis keterangan resmi klub. (As)

