Selesainya Liga Primer Inggris bukan saatnya santai bagi Harry Kane. Striker Tottenham Hotspur tersebut justru bakal sibuk di musim panas ini.
Harry Kane tampil sangat luar biasa di ajang Liga Primer Inggris musim yang baru saja berakhir. Pemain muda berumur 21 tahun ini mengejutkan banyak orang dengan ketajamannya di depan gawang lawan. Selama satu musim penuh ini, dia mengoleksi 31 gol untuk The Lilywhites di seluruh ajang.
Usai menjalani jumlah 53 laga untuk Tottenham Hotspur dan timnas Inggris, Kane tak dapat lantas beristirahat. Cuma satu hari usai Liga Primer Inggris selesai, Kane lantas berangkat ke Malaysia dengan Spurs untuk menjalani laga tur pramusim. Dalam pertandingan menghadapi Malaysia XI, 27 Mei silam, Kane ikut tampil dan menciptakan dua gol untuk timnya.
Seusai Malaysia, Kane lalu meneruskan petualangannya ke Australia bersama Spurs. Klub London Utara itu akan melakoni pertandingan ujicoba menghadapi Sydney FC, 30 Mei nanti.
Semua pemain Spurs lalu akan melanjutkan petualangan sekitar 17.012 km untuk balik ke london. Jika pemain lain dapat lantas beristirahat, tapi tidak bagi Kane. Dikarenakan, dia akan bermain untuk timnas Inggris U-21 yang akan berlaga di Piala Eropa U-21 di Republik Ceko, 18 Juni mendatang.
Andai Inggris bermain hingga final, 30 Juni mendatang, maka Kane cuma memiliki kurang lebih sekitar empat pekan untuk bersantai. Dikarenakan, Spurs akan melakoni tur ke Amerika Serikat dan ke sana akan berhadapan dengan MLS All-Stars, 29 Juli.
Kendati begitu, Kane menyebut bahwa hal itu tidak masalah baginya. Dia senang dengan jadwal padat dan bisa meningkatkan performa terbaiknya lagi di atas lapangan hijau.
“Saya sangat senang dengan permainan sepakbola. Musim 2014/2015 ini, saya melaluinya dengan sangat bagus dan saya berharap bisa bermain lebih baik lagi. Memasuki musim panas, jadwal terlalu padat untuk saya, tapi itu akan lebih baik untuk menjaga staminaku dan meningkatkan performaku. Saya juga harus teratur dengan tidurku untuk tidak kecapekan,” ungkap Kane ketika diwawancarai oleh media-media di Sydney, Australia, Kamis (28/5). (As)

