Spanyol meraih kemenangan 1-0 atas Ukraina di Ramon Sanchez Pizjuan dalam laga lanjutan Kualifikasi EURO 2016. Gol tunggal Spanyol dicetak oleh Alvaro Morata.
Dalam pertandingan Grup C Kualifikasi Piala Eropa 2016 yang dilangsungkan di Ramon Sanchez Pizjuan, Sabtu (28/3) dinihari WIB, timnas Spanyol memang tampil dominasi dengan unggul ball posession hingga 54 persen berbanding 46 persen milik Ukraina. Dan bukan hanya itu saja, La Furia Roja juga bisa melepaskan 14 tendangan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Namun cuma satu dari tiga itu yang bisa menghasilkan gol.
Sedangkan Ukraina memiliki sembilan tembakan namun tidak ada satu pun yang bisa menghasilkan gol.
Dengan hasil akhir ini, maka timnas Spanyol kini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup C kualifikasi Piala Eropa 2016 dengan raihan 12 angka dalam lima pertandingan dan masih tertinggal tiga poin dari Slovakia yang berada di puncak klasemen. Sementara itu Ukraina berada di posisi ketiga klasemen dengan raihan sembilan angka dari lima laganya.
Kronologi Pertandingan
Spanyol lantas tampil menekan begitu pertandingan dimulai dan hampir membobol jala Ukraina kala pertandingan baru berlangsung empat menit. Diawali dari serangan David Silva, Isco dan Andres Iniesta. Silva yang sebetulnya dalam posisi mantap untuk melepaskan tembakan tapi dia malah memilih memberikan operan kepada Alvaro Morata, namun malah dihadang oleh pemain lawan.
Dua menit kemudian, Spanyol kembali mendapatkan peluang bagus lewat aksi Jordi Alba. Tapi upayanya masih belum menemui sasaran lantaran bola masih dapat diantisipasi oleh Andriy Pyatov.
Alvaro Morata kembali memiliki kans bagus di menit kesembilan usai memanfaatkan operan jitu dari Iniesta. Namun tendangannya masih melenceng dari arah gawang.
Ukraina gantian menyerang kala laga memasuki menit ke-19 melalui sebuah tendangan bebas Ruslan Rotan ke arah dalam kotak terlarang Spanyol. Bola berhasil disambut Artem Fedetskiy, namun sayangnya sepakannya masih melambung dari sasaran.
Ukraina kembali memperoleh kans lagi pada menit ke-27. Kali ini lewat Rotan setelah menyambut umpan Yevhen Konoplyanka. Namun tendangan volinya masih sedikit melebar dari jala Spanyol yang dikawal oleh Iker Casillas.
Dua menit kemudian, Spanyol akhirnya benar-benar bisa membuka keunggulannya melalui Morata. Menerima operan koke, Morata yang dijaga bek lawan bisa mencungkil bola dan Pyatov gagal menghalaunya. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah atas Ukraina.
Setelah itu, Spanyol terlihat lebih percaya diri dan terus menekan pertahanan Ukraina. Kali ini peluang didapatkan oleh Silva pada menit ke-36. Namun tendangannya masih bisa dihadang oleh pyatov.
Spanyol nyaris bisa menggandakan keunggulannya pada menit ke41 jika tandukan Sergio Ramos tidak mengenai tiang gawang.
Kedudukan masih 1-0 bertahan sampai babak pertama selesai.
Memasuki paruh kedua, Spanyol kembali tampil menekan. Ukraina yang lebih banyak tertekan kembali mendapatkan sebuah tendangan bebas pada menit ke-51. Namun sayang sekali tendangan bebas Rotan masih bisa ditepis dengan baik oleh Casillas.
Tujuh menit berselang, Rotan nyaris menjebol gawang Spanyol setelah memanfaatkan kesalahan Casillas dalam memberikan umpan. Tapi sayangnya, bola tendangan rotan masih bisa diselamatkan oleh Casillas.
Rotan kembali mendapatkan sebuah kans bagus di menit ke-66. Namun tendangan yang dilepaskan Rotan masih bisa dihalau oleh Casillas berumur 33 tahun ini.
Spanyol langsung menyerang lewat serangan Santi Cazorla pada menit ke-88. Tapi tendangan kerasnya bisa dihadang oleh Pyatov.
Di sisa waktu, tak ada gol tambahan tercipta. Skor berakhir 1-0 untuk Spanyol atas Ukraina. (As)

