Liverpool meraih kemenangan perdananya di penyisihan grup Liga Europa. Bertandang ke kandang Rubin Kazan, The Reds menang tipis 1-0 berkat gol Jordon Ibe.
Menjalani pertandingan babak fase grup B Liga Europa yang berlangsung di Kazan Arena, Jumat (6/11) dinihari WIB tadi, Liverpool tampil dominasi di jalannya laga. Dari statistik menunjukkan bahwa The Reds unggul ball posession 66 persen berbanding 34 persen milik Rubin Kazan. Selain itu, Liverpool bisa melepaskan 23 tembakan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang kendati cuma satu yang membuahkan hasil.
Di kubu Rubin Kazan, mereka cuma bisa melepaskan tujuh tendangan dan tidak ada satu pun yang tepat sasaran. Menurut media-media lainnya, tim tuan rumah terlihat gagal menembus dinding pertahanan Liverpool yang sangat rapat.
Atas hasil positif ini maka Liverpool saat ini pun berposisi sebagai runner up sementara dengan membukukan enam angka dalam empat laga yang dijalaninya dan mengakhiri langkah imbang dalam tiga pertandingan sebelumnya. Sedangkan Rubin menurun posisinya diklasemen dengan membukukan dua angka.
Kronologi Laga
Liverpool hampir memimpin kala pertandingan baru berlangsung delapan menit saja. Roberto Firmino mengelabui bek Rubin sebelum akhirnya melepaskan umpan kepada sosok James Milner dimana dilanjutkan dengan sebuah sepakan dari dalam titik putih, namun tembakannya masih mengenai tiang jala.
Skuat tamu masih lebih mendominasi jalannya laga. Kans lainnya kembali hadir sepuluh emnit usai itu. Hasil umpan Nathaniel Clyne yang ingin ditujukan kepada Christian Benteke malah mengarah kepada Firmino. Namun sangat disayangkan, tembakan Firmino masih menyamping.
Tekanan pun terus diberikan oleh Liverpool, tapi penyelesaian akhir cukup buruk menjadikan gol gagal terlahirkan. Pada babak injury time, penjaga gawang bernama Sergey Ryzhikov berhasil melakukan penyelamatan yang gemilang demi menghalau tendangan Jordon Ibe. Skor imbang 0-0 pun bertahan hingga babak pertama usai.
Setelah turun minum, gol yang dinantikan Liverpool pada akhirnya terlahirkan pada menit ke 52 laga. Firmino berhasil melepaskan umpan kepadda sosok Ibe untuk dilanjutkan dengan tendangan melalui kaki kanannya, si kulit bundar pun mengenai mistar sebelum akhirnya menerobos masuk ke dalam jala. Liverpool unggul 1-0.
Liverpool pun berusaha untuk menorehkan gol keduanya. Alberto Moreno memberikan umpan yang mendatar dimana mengarah ke depan kala sebelum akhirnya bola tersebut ditepis. Namun bola yang ditepis jatuh kepada Milner dimana dilanjutkan melalui tendangan keras walaupun mampu diamankan Ryzhikov.
Adapun serangan balik Liverpool balik dimentahkan. Dalam keadaan tiga menghadapi dua pemain, tendangan Benteke dari sebelah kanan didalam titik putih masih mampu diamankan Ryzhikov. Dalam 15 menit menjelang usainya laga, Rubin bermain jauh lebih menekan. Walaupun berulang kali memberikan ancaman, namun Rubi tetap tak sanggup melahirkan gol penyeimbangan hingga wasit membunyikan peluit panjang. Liverpool pun meraih kemenangan dengan skor akhir 1-0.
Dalam pertandingan lainnya, Borussia Dortmund berhasil meraup kemenangan yang cukup besar yakni 4-0 saat menyambut kedatangan FK Qabala pada jornada empat ajang Liga Europa. Hasil positif itu sekaligus membawa Dortmund masuk ke paruh 32 besar.
Karena hasil positif inilah, Dortmund pun menduduki posisi pucuk klasemen di Grup C dengan membukukan sepuluh poin yang diraih dalam tiga kali kemenangan dan sebuah hasil seri. Sedangkan disisi lainnya, kekalahan yang ditelan Qabala membuat mereka menjadi juru kunci klasemen dengan membukukan sebuah angka. Qabala sendiri belum pernah meraup kemenangan pada babak grup.
Dengan sepuluh angka yang dibukukan, seburuk-buruknya hasil dimana dapat diperoleh Dortmund pada babak ini ialah menduduki posisi kedua dimana tetap memberikan jaminan atas posisi mereka pada paruh 32 besar. Posisi Dortmund tak bisa lagi dilalui oleh PAOK Thessaloniki dimana ada diperingkat ketiga klasemen grup. PAOK sekarang ini membukukan tiga poin dan dalam dua laga sisa, nilai maksimal dimana mereka peroleh ialah sembilan poin.
Berlaga di Signal Iduna Park pada dinihari ini, Dortmund bermain lebih dominan. Hal itu tampak dari tembakan percobaan ke sasaran sebanyak 13 kali dimana mereka bukukan. Sementara Qabala tak mampu melahirkan tembakan pas ke sasaran satu kali pun.
Empat buah gol yang dilahirkan Dortmund ditorehkan oleh Henrikh Mkhitaryan, Pierre Emerick Aubameyang, Marco Reus dan hasil gol bunuh diri yang dilakukan Sergei Zenjov. Kemenangan Dortmund sendiri terjadi dari serangan dari samping kiri dimana dimulai oleh Mkhitaryan. ia lalu mengumpan bola untuk Reus dimana lalu memaksimalkannya melalui tedangan kaki sebelah kanan.
Mkhitaryan balik berjasa pada gol kedua yang dilahirkan Dortmund. Ia memberikan umpan kepada sosok Aubameyang dimana lalu memaksimalkan serangannya melalui tendangan kaki sebelah kiri ke sudut kiri jala.
Hasil gol bunuh diri yang dilakukan Zenjov menjadikan Dortmund memperlebar kedudukannya menjadi 3-0. Hingga akhirnya, dalam sisa waktu yang ada, Mkhitaryan yang melahirkan gol melalui tendangan dari samping kiri benteng pertahanan Qabala setelah menerima umpan dari Lukasz Piszczek.
Dipertandingan lainnya, Napoli kini masih tampil sempurna pada kancah Liga Europa. Baru menaklukkan Midtjylland dengan skor telak 5-0, Napoli tampil sempurna pada babak grup dan layak lolos ke babak 32 besar. Dalam laga yang dilangsungkan di San Paolo, Napoli telah lebih dulu unggul kala babak pertama laga berlangsung.
Gol perdana ditorehkan Omar El Kaddouri dimenit ke 13. Dia mmapu meloloskan diri kala memperoleh umpan dari Lorenzo Insigne. Dengan santai ia membobol gawang lawannya. Dua buah gol lainnya dilahirkan dari manolo Gabbiadini. Gol perdana Gabbiadini dilahirkan dimenit ke 23. Dia membobol jala lawannya usai menyambar hasil bola muntahan didepan jala.
Sebelum istirahat babak perdana, Gabbiadini melahirkan gol keduanya, Gol tersebut terlahir usai melanjutkan hasil umpan dari rekannya, David Lopez. Babak pertama pun berakhir dengan skor 3-0 untuk keunggulan Napoli. Memasuki babak kedua, Napoli mampu melahirkan dua gol. Pada menit ke 54, Christian Maggio melahirkan gol.
Memperoleh penjgaan ketat dari para pemain bertahan Midtjylland, Maggio berhasil melepaskan tendangannya dan membobol jala Midtjylland. Gol terakhir yang dilahirkan Napoli diciptakan oleh Jose Callejon dimenit ke 77 laga. melanjutkan hasil umpan tendangan sudut dari Mirko Valdifiori, dia berhasil membobol jala rivalnya melalui tandukannya.
Atas kemenangan inilah, maka Napoli berada pada posisi pucuk klasemen di Grup D dengan membukukan 12 poin dan layak lolos ke paruh 32 besar. Mereka juga bermain lebih produktif dengan cuma kejebolan gol satu kali saja dalam empat perandingan yang dilakoni dan sudah melahirkan 16 gol dalam jumlah laga yang sama. Disamping itu, Midtjylland menduduki posisi runner up dengan membukukan enam poin. (As)

