Inter Milan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Chievo Verona di pekan ke-23 Serie A. Gol tunggal Nerazzurri dicetak oleh Mauro Icardi.
Menghadapi Chievo Verona di Giuseppe Meazza pada dinihari tadi, Inter Milan bermain sangat mendominasi dengan unggul ball posession hingga 60 persen berbanding 40 persen milik lawannya. Permainan yang ditampilkan Nerazzurri bikin penjaga gawang Chievo, Andrea Seculin, harus berjuang keras.
Dalam pertandingan ini, La Beneamata tercatat bisa melepaskan 24 tendangan dengan delapan di antaranya mengarah ke gawang. Statistik mencatatkan bahwa Seculin berhasil menyelamatkan gawangnya dari kebobolan sebanyak tujuh kali.
Dari hasil akhir ini menuntaskan langkah negatif tim besutan Roberto Mancini itu, usai sebelummnya mereka tidak menang di empat laga pamungkas di Liga Italia usai cuma menerima dua angka.
Dengan tambahan tiga angka di laga ini membawa Inter kembali menduduki peringkat keempat dan sekaligus menggusur AS Roma dengan raihan 44 angka. Sedangkan Chievo harus turun ke urutan ke-12 klasemen dengan koleksi 27 angka.
Kronologi Laga
Kans perdana didapatkan Inter kala laga baru berjalan sembilan menit. Lewat sisi kanan, Mauro Icardi melepaskan operan yang disambut Eder dengan tembakan. Namun tendangan Eder masih dapat dihadang oleh Andre Seculin.
Empat menit kemudian, tim tuan rumah kembali menekan pertahanan Chievo lewat aksi Icardi. Memanfaatkan operan Marcelo Brozovic, Icardi melepaskan tembakan tepat ke sasaran, tapi bisa dihalau oleh Seculin.
Lagi, Inter kembali mengancam. Kali ini giliran Kondogbia yang mencoba peruntungannya usai memanfaatkan umpan Palacio. Namun sepakan yang dilepaskannya bisa dihadang oleh Seculin. Bola rebound disambut Yuto Nagatomo tapi masih melayang dari gawang.
Brozovic nyaris membawa Inter unggul kala laga menginjak menit ke-34. Namun sayang sekali, tendangan kerasnya dari jarak jauh bisa dihadang oleh Seculin dan menghasilkan tendangan sudut untuk Inter. Dari tendangan sudut, Icardi meneruskannya dengan tandukan masih melenceng dari sasaran.
Inter terus menekan dan mendominasi di sisa waktu babak pertama. Akan tetapi, hingga turun minum, skor masih 0-0 bertahan untuk kedua tim.
Di awal paruh kedua, tepatnya di menit ke-48, Inter akhirnya bisa membuka keunggulannya lewat Icardi. Sepakan yang dilepaskannya tak mampu ditepis oleh Seculin.
Icardi hampir menambahkan keunggulan Inter menjadi 2-0 pada menit ke-56. Tapi tandukannya yang menyambut operan Nagatomo masih membentur mistar gawang.
Icardi kembali mendapatkan peluang bagus sepuluh menit berselang. Tembakannya dari jarak dekat usai memanfaatkan operan jitu dari Nagatomo bisa dihadang oleh Seculin.
Kali ini kans didapatkan oleh Miranda yang bisa menghasilkan gol tambahan untuk Inter. Sundulannya yang meneruskan tendangan sudut sudah tepat ke sasaran, tapi tidak terjadi gol lantaran bisa ditepis oleh Seculin.
Tak lama berselang, Seculin harus kembali menyelamatkan gawang timnya dari kebobolan. Kali ini dia berhasil menghadang sundulan Jeison Murillo dari dalam kotak.
Chievo mencoba tampil terbuka demi mencari gol balasan di menit-menit akhir babak kedua. Tapi upaya mereka gagal lantaran mereka sulit menembus dinding pertahanan tim tuan rumah yang sangat rapat. Sedangkan kans emas yang diperoleh pada masa injury time tidak bisa dimanfaatkan jadi gol usai tendangan Sergio Pellissier yang tanpa terkawal gagal mengirim bola ke dalam gawang.
Sampai peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya pertandingan, kedudukan tetap 1-0 bertahan untuk kemenangan Inter atas Chievo.
Di laga lainnya, Fiorentina berhasil mengalahkan Carpi dengan skor tipis 2-1 di laga lanjutan Liga Italia musim ini.
Dari laga yang dilangsungkan di stadio Artemio Franchi, Kamis (4/2/2016) dinihari WIB tadi, Fiorentina sudah unggul melalui aksi Borja Valero di awal babak pertama. Tapi di paruh kedua, Carpi bisa menyamakan kedudukan lewat Kevin Lasagna. La Viola baru bisa memastikan kemenangan usai Mauro Zarate mencetak gol pada menit ke-94.
Seperti yang sudah dikatakan di atas itu, Fiorentina sudah unggul kala laga belum genap satu menit. Borja Valero meneruskan operan Josip Ilicic lewat tembakan kaki kanan untuk merobek gawang Carpi.
Carpi gagal memanfaatkan banyak kans emas untuk menciptakan gol balasan. Sepakan Matteo Mancosu yang memanfaatkan kesalahan Davide Astori pada menit ke-19 bisa diamankan dengan baik oleh Ciprian Tatarusanu. Sedangkan tandukan Lorenzo Lollo dari dalam kotak menyambut operan Jerry Mbakogu masih melenceng dari sasaran.
Carpi baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua. Tepatnya pada menit ke-73, Gaetano Letizia yang berhasil mendapatkan bola dari kaki Nenad Tomovic lewat sisi kiri lalu melepaskan operan yang disambut Lasagna untuk merobek gawang Fiorentina. Skor berubah menjadi 1-1.
Kala laga tampak akan selesai seri, Zarate bermain menjadi pahlawan untuk timnya. Pemain yang anyar direkrut di bursa transfer bulan Januari menciptakan gol pada menit ke-94. Zarate melepaskan tendangan kaki kanan dari jarak jauh untuk merobek jala Carpi.
Dari kemenangan di pertandingan ini, maka Fiorentina berada di urutan ketiga klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 45 angka dalam 23 laga yang dilewatinya. Sedangkan Carpi masih tetap berada di zona degradasi dengan raihan 19 angka.
Di partai lainnya lagi, AC Milan sukses meraih tiga angka dalam lawatannya ke kandang Palermo. I Diavolo Rosso menang dua gol tanpa balas atas Palermo.
Dalam laga yang dihelat pada dinihari tadi, Milan bermain mendominasi. Statistik mencatatkan mereka bisa unggul ball posession 64 persen berbanding 36 persen milik Palermo.
Mengenai kans, Rossoneri bisa melepaskan 19 tembakan dengan delapan di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Palermo bisa melepaskan 12 tendangan dan cuma dua yang tepat sasaran.
Gol perdana Milan di laga ini ditorehkan oleh Carlos Bacca di menit ke-18. Ignazio Abate memberikan operan silang mendatar, M’Baye Niang yang bisa menerima bola itu tapi membiarkannya lewat. Bacca yang telah menanti lantas mengirim si kulit bundar ke dalam jala.
Milan dapat menambahkan keunggulannya melalui sebuah penalti Niang pada menit ke-33. Penalti ini diberikan kepada tim tamu usai handball Edoardo Goldaniga di kotak penalti.
Setelah itu tak ada gol tambahan tercipta di sisa waktu babak pertama maupun di babak kedua. Skor 2-0 untuk Milan atas Palermo.
Berkat kemenangan ini Milan kini duduk di urutan keenam dengan raihan 39 angka. Sedangkan Palermo di peringkat ke-15 dengan koleksi 25 poin. (As)

