Chelsea mengokohkan posisinya di puncak klasemen Liga Primer Inggris, usai mengalahkan Queens Park Rangers 1-0 berkat gol tunggal Cesc Fabregas.
Dalam laga yang dilangsungkan di Loftus Stadium, Minggu (12/4) malam WIB, Chelsea tampil tanpa diperkuat Diego Costa, yang mengalami cedera. Pelatih The Blues Jose Mourinho pun memainkan Didier Drogba sebagai penyerang tunggal di lini depan tim skuad.
Kendati melawan tim yang sekarang ini berada di jurang degradasi, laga tak dijalani Chelsea dengan gampang. Sementara QPR yang bekerja keras demi menghindar jurang degradasi tampil cukup bagus.
Di sepanjang pertandingan ini, Chelsea baru bisa memastikan kemenangan di menit-menit akhir setelah Cesc Fabregas mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-87. Dengan kemenangan tipis ini membawa Chelsea kini semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan tetap memimpin tujuh poin dari Arsenal yang berada di peringkat kedua klasemen dan masih memiliki satu laga yang belum dijalaninya. Sementara QPR tetap berada di urutan ke-18 klasemen dengan raihan 26 angka.
Kronologi Pertandingan
Chelsea yang bertindak sebagai tim tamu memang tampil sangat mendominasi di awal babak pertama. Akan tetapi, mereka terlihat sulit membongkar dinding pertahanan tim tuan rumah yang tampil sangat kokoh.
Klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu baru mendapatkan kans perdananya ketika laga berlangsung tujuh menit. Willians yang menggiring bola dibuntuti pemain QPR kemudian memberikan umpan ke dalam kotak lawan, namun bola yang melambung ternyata meluncur ke tiang dan membentur tiang gawang lawan.
Chelsea kembali memperoleh peluang pada menit ke-17. Sepakan bebas Fabregas mengarah dengan tembakan mendatar ke dalam kotak lawan. Cesar Azpilicueta menyambutnya lantas melepaskan tendangan tapi masih bisa dihadang oleh bek lawan.
QPR justru nyaris memecah kebuntuannya di menit-menit akhir babak pertama. Namun sayangnya, tembakan yang dilepaskan Charlie Austin dari jarak jauh bisa diselamatkan dengan baik oleh kiper Chelsea, Thibout Courtois.
Gantian Chelsea yang menyerang di masa injury time. Fabregas kembali mengancam setelah menerima umpan Branislav Ivanovic. Namun tandukannya masih melambung tinggi.
Skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Chelsea kembali dominasi namun tetap sulit membongkar dinding pertahanan QPR.
QPR memang lebih banyak bermain bertahan daripada menyerang. Tapi ketika peluang itu datang, mereka nyaris membobol gawang Chelsea. Tepatnya di menit ke-64, Matthew Phillips melepaskan tendangan keras tepat ke arah gawang, namun bola tendangannya bisa ditepis oleh Courtois.
Austin kembali memperoleh dua kans bagus pada menit ke-82. Yang pertama sepakan Austin masih bisa dihalau oleh bek Chelsea, tembakan keduanya masih dapat dijinakkan oleh Courtois.
Chelsea akhirnya bisa memecah kebuntuannya di menit ke-87 lewat aksi Fabregas dan gol ini tercipta setelah kesalahan yang dilakukan penjaga gawang Robert Green.
Si kulit bundar tembakan Green ternyata tidak jauh dari kotak terlarangnya dan malah dikuasai Eden Hazard. Pemain internasional Belgia ini lalu bermain satu dua dengan Oscar. Hazard kemudian menggiring bola kemudian memberikan operan kepada Fabregas yang lolos dari jebakan offside. Tanpa lama, Fabregas pun melepaskan tembakan tepat ke arah gawang tanpa bisa dijangkau Green. Skor 1-0 untuk keunggulan Chelsea atas QPR.
Di sisa waktu laga babak kedua, QPR terus menekan demi mencari gol penyama kedudukan. Namun hingga peluit panjang berbunyi, skor tidak berubah lagi. Skor tetap 1-0 bertahan hingga usai laga. (As)

