Liverpool berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Leicester City di laga Boxing Day. Gol tunggal The Reds dicetak oleh Christian Benteke.
Dalam laga yang digelar di Anfield, Sabtu (26/12) malam WIB, gawang Liverpool kembali dijaga penjaga gawang Simon Mignolet dan juga Dejan Lovren ikut tampil di laga ini yang mana sebelumnya dia absen karena mengalami cedera. Di barisan depan, pelatih Juergen Kopp memainkan Divock Origi dan Benteke dijadikan sebagai pemain cadangan. Benteke baru tampil di atas lapangan hijau usai Origi mendapatkan cedera di paruh perdana.
Leicester City menampilkan kekuatan terbaiknya. Seperti biasa, Shinji Okazaki dan Jamie Vardy dimainkan di barisan depan. Sementara Riyad Mahrez diisi sebagai winger kanan.
Dalam pertandingan berlangsung ini, Liverpool tampil sangat dominasi dan memiliki kans yang lebih banyak daripada Leicester. Kendati demikian, kedua tim sama-sama gagal menciptakan gol di sepanjang paruh perdana.
The Reds baru dapat merobek jala Leicester di babak kedua. Benteke-lar yang menjadi pahlawan kemenangan untuk Liverpool atas golnya di menit ke-63 dan ini menjadi satu-satunya gol di sepanjang laga.
Berkat kemenangan ini Liverpool naik ke posisi kedelapan klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 27 angka dalam 18 pertandingan yang sudah dilakoninya pada musim ini. Sedangkan Leicester masih aman di puncak klasemen kendati kalah. Mereka kini tetap mengoleksi 38 angka dari 38 laganya dan tetap unggul dua angka dari Arsenal yang berada di puncak klasemen.
Kronologi Laga
Begitu pertandingan dimulai, Leicester City yang menjadi tim tamu berani tampil menyerang dan melancarkan serangan ke pertahanan Liverpool kendati belum bisa menciptakan kans bagus.
Liverpool punya kans emas kala laga baru berjalan tiga menit. Philippe Coutinho yang mendapatkan bola dari sisi kanan kemudian melepaskan tendangan keras. Namun upaya Coutinho masih sedikit melenceng dari arah gawang.
Kendati dari beberapa menit selanjutnya, The Reds kembali mengancam dan memaksa Leicester bermain bertahan. Liverpool pun terlihat sulit menembus dinding pertahanan tim tamu yang sangat rapat.
Adam Lallana membuang sebuah kans emas yang dia dapatkan di menit ke-17. Lallana berhasil lolos dari jebakan offside usai menerima operan jitu dari Jordan Henderson, tapi upayanya masih melayang dari sasaran.
Liverpool lagi-lagi memiliki peluang delapan menit berselang. Origi menang dari duel udara dengan Wes Morgan dan lalu membawa bola ke dalam kotak Leicester. Tapi tendangannya dari jarak dekat masih dapat dihadang oleh kiper Leicester City Kasper Schmeichel. Namun tidak lama kemudian, giliran Origi yang mendapatkan peluang. Namun tendangannya masih melayang dari arah gawang.
Peluang yang diperoleh Lovren di menit ke-33 juga belum membuahkan hasil. Tandukannya yang melanjutkan sepakan bebas masih terlalu ringan dan Schmeichel pun dengan gampang menjinakkan bola.
Leicester gantian mendapatkan kans terbagusnya di menit-menit akhir babak pertama. Bermain umpan satu dua dengan N’Golo Kante, Mahrez melepaskan tendangan dari jarak dekat namun bisa dihadang oleh Mignolet.
Sampai paruh perdana selesai, skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, Liverpool meningkatkan serangannya demi mencari gol keunggulannya. Benteke memiliki peluang di menit ke-60, namun tandukannya melayang.
Tiga menit berselang, Benteke benar-benar membobol gawang Leicester. Penyerang internasional Belgia tersebut memanfaatkan umpan dari Roberto Firmino untuk merobek jala Schmeichel.
Usai kebobolan, Leicester langsung tampil menyerang. Mereka hampir menciptakan gol balasan di menit ke-74, ketika Nathan Dyer melepaskan tembakan kerasnya hasil dari operan Christian Fuchs. Namun Mignolet dengan sigap mengamankan bola.
Coutinho kembali mendapatkan peluang bagus di menit ke-84. Namun tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih melayang dari arah gawang.
Tiga menit kemudian, Firmino tidak bisa memanfatkan kans. Sepakannya dari jarak dekat masih melebar dari sasaran.
Benteke punya kans untuk kembali membobol gawang Leicester. Tepatnya di masa injury time, lolos dari jebakan offside, dia yang tinggal berhadapan dengan Schmeichel namun upayanya malah gagal lantaran tendangannya tidak berujung gol.
Hingga peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya laga, skor berakhir 1-0 untuk kemenangan Liverpool atas Leicester. (As)

