Everton berhasil meraih kemenangan dalam lawatannya ke kandang West Bromwich di lanjutan Liga Primer Inggris. The Toffees menang tipis 3-2 atas WBA.
Dalam laga yang dilangsungkan di The Hawthrons, Selasa dinihari tadi, statistik menunjukkan bahwa Everton tampil lebih dominasi atas West Brom. The Toffees unggul penguasaan bola 54 persen banding 46 persen milik tim tuan rumah.
Everton juga lebih baik soal jumlah tembakan, dimana mereka bisa melepaskan 12 tendangan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Sementara West Brom hanya bisa melepaskan sembilan sepakan dan cuma empat yang tepat sasaran.
Romelu Lukaku menandai kembali bermain di Everton dengan menciptakan dua gol. West Brom unggul dua gol lebih dulu yang dilesakkan oleh Saido Berahino dan Craig Dawson. Namun Everton bisa mencetak tiga gol yang sekaligus berbalik menang dan satu gol lainnya dicetak oleh Arouna Kone.
Dengan hasil akhir ini membawa Everton kini berada di posisi kelima klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 12 angka dalam tujuh laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan terpaut satu poin dari Arsenal yang berada di posisi keempat klasemen. West Brom harus turun ke posisi ke-15 klasemen dengan delapan angka, tertinggal empat poin dari jurang degradasi.
Usai bermain seri tanpa gol di 40 menit perdana babak pertama, West Brom membuka keunggulannya pada menit ke-41. Berawal dari kesalahan yang dilakukan pemain Everton Gareth Barry, James Morrison memberikan operan jitu pada Berahino yang lantas mengirim bola ke dalam jala tim tamu. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah yang sekaligus bertahan hingga usai laga.
Di awal babak kedua, West Brom menggandakan keunggulannya. Kali ini giliran Dawson yang mencatatkan namanya di papan skor setelah meneruskan tendangan sudut Chris Brunt lewat sundulan yang tak mampu ditepis oleh kiper Everton Tim Howard. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.
Tak lama kemudian, Everton bisa memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-2 dari West Brom di menit ke-55. Lukaku membobol gawang Everton usai memanfaatkan umpan Gerard Deulofeu.
Kone yang tampil sebagai pemain pengganti menyamakan kedudukan Everton dari West Brom lewat golnya pada menit ke-75.
Sembilan menit berselang, Lukaku kembali mencetak gol keduanya dan sekaligus membawa Everton berbalik unggul menjadi 3-2 atas West Brom. Kali ini Lukaku membobol gawang Myhill usai menyambut operan silang Deulofeu.
West Brom yang balik tertinggal langsung tampil menekan dan meningkatkan seragannnya. DI menit-menit akhir babak kedua, tim tuan rumah mendapatkan sebuah peluang bagus yang bisa menyamakan kedudukan. Namun sayang sekali, tendangan Rickie Lambert yang menyambut umpan James Chester masih sedikit melenceng dari sasaran gawang lawan.
DI bawah ini ada tambahan berita lainnya.
AS Roma menjalani laga tandang ke markas BATE Borisov dengan tanpa diperkuat beberapa pemain inti yang tengah mengalami cedera. Kendati begitu, BATE tetap memandang lawannya sebagai tim favorit.
Menghadapi BATE di laga kedua fase grup Liga Champions tengah pekan ini atau tepatnya pada hari Rabu (30/9) dinihari WIB. Giallorossi tidak dapat tampil dengan kekuatan terbaiknya. Banyak pemain inti tidak dapat bermain lantaran mengalami cedera.
Barisan depan sebagai sektor yang lebih berpengaruh. I Lupi ditinggal Francesco Totti yang absen karena cedera paha dan Edin Dzeko yang menepi karena cedera lutut. Iago Falque juga disangsikan bermain lantaran cedera lutut.
Pada barisan tengah, Rudi Garcia tidak dapat memainkan Seydou Keita yang mengalami cedera paha. Sedangkan Antonio Ruediger tak dapat bermain di posisinya barisan belakang tim lantaran cedera lutut.
Kendati Roma kehilangan banyak pemain inti di pertandingan malam ini, BATE tetap mengantisipasi lawan tersebut. Klub Serigala itu dianggap masih memiliki banyak pemain lain yang cukup oke.
“AS Roma kehilangan banyak pemain inti, namun saya rasa itu tak akan mempengaruhi kekuatan mereka. Mereka masih banyak pemain yang siap memainkan performa terbaik,” ungkap manajer BATE, Aleksandr Yermakovich.
“Mereka memiliki beberapa pemain yang bisa mengatur serangan seperti Miralem Pjanic dan Daniele De Rossi,” lanjutnya.
“Kami akan tetap mewaspadai mereka dan tampil fokus.” (As)

