Edin Dzeko yang baru didatangkan AS Roma dari Manchester City bertekad membantu klub barunya meraih kesuksesan di musim 2015/2016.
Edin Dzeko sudah resmi sebagai pemain AS Roma usai Manchester City melepasnya sebagai pemain pinjaman di bursa transfer musim panas ini dan dengan nilai 4 juta euro. I Lupi memiliki pilihan untuk mempertahankan striker asal Bosnia itu secara permanen tapi dengan catatan harus mengeluarkan dana sekitar 11 juta euro. Kondisi seperti ini bisa disetujui jika Dzeko sendiri bisa memenuhi ekspetasi atau tampil tajam di depan gawang lawan.
Hijrah ke Giallorossi, Dzeko tahu akan banyak tantangan yang akan datang atau yang akan dihadapinya musim depan. Apalagi klub barunya juga memiliki target terbesar yang selama ini belum tercapai, salah satunya adalah gelar juara Liga Italia.
Sementara itu Roma memang tengah sebagai pesaing keras dengan Juventus dalam memperebutkan trofi juara, dimana hal ini sudah berlaku dari dua musim pamungkas. Cuma saja mereka gagal menjadi juara dan finis di posisi kedua klasemen akhir secara beruntun.
“AS Roma adalah salah satu tim raksasa di Eropa dan punya masa depan bagi pemain yang bermain di klub tersebut. Saya tentu gembira bisa menjadi pemain di Roma,” terang Dzeko di situs resmi klub baru.
“Saya tahu Roma sudah gagal di dua musim terakhir, dimana mereka selalu gagal menjadi juara Scudetto. Klub kini sangat berambisi untuk memenangi target tersebut. Saya di sini tentunya ingin membantu tim meraih target dan saya datang ke sini juga karena dukungan Miralem Pjanic,” lanjutnya.
“Bergabung ke klub baru tentunya akan ada tantangan besar atau banyak yang akan saya hadapi. Itu sudah biasa dan saya siap menghadapinya semua itu. Saya justru merasa tertantang dan ingin segera bermain untuk klub baru,” katanya lagi.
“Saya kini masih status pemain dipinjamkan dari Manchester City ke AS Roma. Tapi jika saya berhasil membuktikan performaku di atas lapangan hijau, maka saya akan dipertahankan klub Italia itu secara permanen. Itu sudah dikatakan dari awal sebelum saya memutuskan bergabung ke sini.”
Dzeko sebagai pemain baru keempat yang digaet Roma di bursa transfer tahun ini, usai sebelumnya mereka telah memboyong mohamed Salah, Iago Falque dan Wojciech Szczesny.
Di sisi lain ada berita tambahan mengenai kubu Inter Milan.
Pelatih Inter Milan Roberto Mancini mengaku tidak khawatir usai timnya kalah di Trofeo TIM. Dia justru tahu apa yang akan dilakukan untuk membuat timnya menjadi lebih tangguh dan lebih kuat.
Usai dua tahun menepi, Nerazzurri kembali bermain di Trofeo TIM. Di turnamen tahun ini, La Beneamata bermain dengan menghadapi Sassuolo dan AC Milan.
Pada pertandingan perdana, tim besutan Roberto Mancini itu kalah 1-2 dari rival sekotanya, Milan. Sempat kebobolan dua gol terlebih dulu usai Rossoneri menciptakan gol melalui Andrea Bertolacci dan Carlos Bacca. Inter hanya bisa mencetak satu gol saja lewat Marcelo Brozovic.
Di laga kedua, Inter kembali menelan pil pahit. Dengan bertanding melawan Sassuolo, Inter kalah tipis 0-1 usai Gregoire Defrel mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-23.
Dari dua hasil akhir ini, Inter sama sekali tak memperoleh angka. Mereka pun finis di posisi terbawah turnamen Trofeo TIM tahun ini. Meski demikian, Mancini tak cemas.
“Saya sama sekali tidak merasa khawatir dengan pertandingan kami di turnamen Trofeo TIM tahun ini. Saya pikir justru di dua laga ini membuat kami mendapatkan pengalaman beharga dan bisa membuat tim kami menjadi lebih baik kala menghadapi laga berikutnya,” ungkap Mancini di situs resmi klub.
“Kesalahan kami di pertandingan ini akan kami memperbaikinya secepatnya sebelum Serie A musim 2015/2016 dimulai. Jelas ini menjadi keuntungan kami ketika akan mengawali musim baru nanti,” lanjutnya.
Inter masih memiliki satu pertandingan persahabatan lagi menghadapi AEK Athens akhir pekan ini atau tepatnya pada hari Sabtu (16/8/2015) malam WIB. Setelah itu mereka akan mempersiapkan diri untuk menatap laga pertama Liga Italia, dimana mereka akan berhadapan dengan Atalanta, 23 Agustus mendatang. (As)

