Borussia Dortmund memenangi laga leg pertama play-off Liga Europa. Menghadapi Odd Ballklubb, Die Borussien menang dengan skor akhir 4-3.
Di pertandingan yang dilangsungkan di Skagerak Arena, Jumat (21/8/2015) dinihari WIB tadi, Borussia Dortmund tampil dengan kekuatan terbaiknya. Cuma ada perbedaan di bagian mistar gawang, Roman Weidenfeller diberikan tampil sebagai starter dalam mengisi posisi Roman Buerki.
Dalam pertandingan berlangsung ini, Dortmund kebobolan terlebih dulu ketika pertandingan baru berlangsung dua menit saja lewat aksi Jone Samuelsen. Tandukannya tepat ke arah gawang tanpa bisa ditepis oleh Weidenfeller.
tidak lama kemudian, Dortmund nyaris mencetak gol penyama kedudukan andaikan tendangan Shinji Kagawa tidak membentur tiang gawang Odd.
Odd justru bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 di menit ke-19. Kali ini giliran Fredrik Nordkvelle yang mencatatkan namanya di papan skor setelah sontekannya menerobos jala Dortmund.
Tiga menit kemudian, gawang Dortmund kembali bergetar untuk ketiga kalinya di pertandingan ini. Tendangan bebas yang dieksekusi oleh Espen Ruud tepat ke arah gawang tanpa bisa ditepis oleh Weidenfeller.
Tertinggal tiga gol tidak membuat Dortmund pasrah begitu saja dan mereka langsung meningkatkan serangan. Hasilnya, mereka bisa menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-3 dari Odd pada menit ke-34 melalui gol Pierre-Emerick Aubameyang. Operan Ilkay Guendogan dimanfaatkan Aubameyang melalui tendangan datar ke sasaran.
Setelah itu tak ada gol tercipta di sisa waktu babak pertama. skor 1-3 bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-47, tim tamu bisa mencetak gol keduanya di pertandingan ini. Menerima umpan Marcel Schmelzer, Kagawa yang menyambutnya lantas melepaskan tembakan voli dan gagal ditepis oleh Sondre Rossbach.
Dortmund semakin bernafsu untuk mencetak gol penyama kedudukan. Kala laga memasuki menit ke-77, mereka bisa membuat skor menjadi imbang 3-3. Aubameyang kembali menjebol gawang Odd usai menerima operan Schmelzer.
Delapan menit berselang, Dortmund justru bisa berbalik unggul menjadi 4-3 atas Odd. Kali ini gawang tim tuan rumah dibobol oleh Mkhitaryan lewat tandukannya.
Di sisa waktu pertandingan, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 4-3 untuk kemenangan Dortmund atas Odd. Dengan hasil akhir ini, maka Dortmund memiliki modal baik ketika akan menjalani laga leg kedua play-off Liga Europa di Signal iduna Park pekan depan.
Di samping itu, ada tambahan berita lainnya mengenai kubu Tottenham Hotspur.
Muncul isu kalau dua pemain pilar The Lilywhites, Erik Lamela dan Christian Eriksen, tengah dipantau Juventus. Akan tetapi, tottenham Hotspur menyatakan dengan tegas bahwa kedua pemain itu tidak dijual.
Bianconeri memang tengah membutuhkan seorang pemain yang bermain di posisi gelandang serang. Usai berhenti mengejar pemain tengah Schalke, Julian Draxler, Juventus dikabarkan tertarik dengan Eriksen di bursa transfer musim panas ini.
Penampilan ciamik Eriksen dengan Spurs selama dua musim yang menjadi faktor utama Si Nyonya Tua ingin mendapatkan jasa pemain internasional Denmark tersebut. Selama bersama Spurs, Eriksen mencetak sebanyak 22 gol dalam 84 laga yang dilewatinya.
Akan tetapi, keinginan Juventus untuk mendatangkan eriksen dipastikan gagal total lantaran Spurs menyatakan dengan tegas bahwa mereka tidak akan menjual pemain ciamiknya itu.
“Christian Eriksen dijual ke klub lain, mustahil sekali. Dia pemain yang sangat penting untuk klub dan dia juga merasa bahagia bersama kami. Jadi tidak ada alasan untuk dia pergi dari klub kami,” ungkap pelatih tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, di situs resmi klub.
“Dia juga masih memiliki kontrak kerja di sini dan kami berencana untuk memberikan tambahan kontrak baru kepada dia dalam waktu dekat. Tak heran jika banyak klub yang meminatinya di bursa transfer musim panas ini,” lanjutnya.
Tidak hanya Eriksen, Juventus digadang berminat mendapatkan tanda tangan Lamela, usai pemain asal Argentina tersebut tidak cemerlang selama dua musim memperkuat Spurs.
“Erik Lamela memang belum bisa memberikan dampak positif untuk tim selama dia bermain di klub. Tapi kami yakin cepat atau lambat dia bakal bersinar dan menampilkan performa terbaik di atas lapangan hijau. Dia masih muda dan tak perlu takut untuk tidak menjadi pemain terbaik,” katanya lagi. (As)

