Benfica memastikan diri lolos ke babak delapan besar Liga Champions, usai menyingkirkan Zenit di dua leg babak 16 besar dengan jumlah agregat 3-1.
Dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Petrovsky, Kamis (10/3/2016) dinihari WIB, Benfica punya keunggulan 1-0, yang mana mereka dapatkan di laga leg perdana yang berlangsung di kandang sendiri. Kemenangan 1-0 tersebut ditentukan lewat gol tunggal Jonas Goncalves di masa injury time babak kedua. Di laga leg kedua di markas Zenit, Benfica tampil sebagai pemenang dengan skor akhir 2-1. Maka itu, Benfica dipastikan melaju ke babak perempatfinal Liga Champions dengan total agregat 3-1.
Zenit yang bertindak sebagai tuan rumah sebenarnya bermain lebih mendominasi di laga ini. Statistik mencatatkan bahwa tim arahan Andre Villas-Boas tersebut unggul ball posession 57 persen berbanding 43 persen milik tim tamu. Selain itu, Zenit bisa melepaskan 14 tendangan namun cuma empat di antaranya yang tepat ke gawang dan cuma satu yang berujung gol. Sedangkan Benfica memang lebih sedikit melepaskan tendangan yakni, cuma 12 saja. Tapi pasukan Rui Vitoria itu sukses mencatatkan sembilan di antaranya mengarah ke sasaran.
Pada awal paruh perdana, baik Zenit maupun Benfica sama-sama tampil serang menyerang. Tendangan striker Zenit, Artem Dzyuba, di menit ketujuh masih melebar dari sasaran. Kemudian striker Benfica, Jonas, mendapatkan kans bagus. Dia melepaskan tembakan dari jarak jauh di menit ke-13. Tapi sepakan yang dilakukannya masih belum tepat ke arah gawang.
Dzyba yang sebagai pemain terbaik Zenit di pertandingan ini, dengan melepaskan lima tembakan dengan dua di antaranya mengarah ke gawang, kemudian mengancam di menit ke-22. Kali ini tembakan yang dilakukannya memang tepat ke sasaran, tapi penjaga gawang Benfica, Ederson, dengan sigap sukses menghadangnya.
Di menit-menit akhir paruh perdana selesai, sebuah kans diterima oleh pemain Zenit, Nicolas Lombaerts, melalui sebuah tandukan, menyusul tendangan sudut yang dieksekutor oleh Hulk. Namun sayang sekali, tandukan Lombaerts masih melebar. Hingga babak pertama selesai, skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Usai beberapa kali mencoba, Zenit baru dapat mencetak gol di menit ke-69. Bukan Dzyba yang sebagai pencipta gol, tapi Hulk. Gol diawali dari sebuah umpan yang datang dari Yuri Zhirkov lewat sisi kiri. Usai sampai ke depan gawang, Zhirkov pun melepaskan operan lambung yang berhasil disambut Hulk dengan tandukan.
Kedudukan 1-0 tersebut bikin agregat sementara jadi 1-1. Kans untuk lolos bagi Zenit terbuka kembali. Akan tetapi, harapan tim tuan rumah malah redup di lima menit pamungkas laga. Nico Gaitan yang bermain bagus di laga ini, mengantarkan Benfica menyamakan angka jadi 1-1. Gol diawali dari sepakan voli yang dilakukan Raul Jimenez dari jarak jauh. Tembakan yang dilepaskannya sempat dihalau oleh penjaga gawang Zenit, Yury Lodygin, kemudian mengenai mistar gawang. Akan tetapi, bola muntah lantas disepak oleh Gaitan dengan tandukan.
Di masa injury time babak kedua, Benfica berbalik unggul jadi 2-1 dan sekaligus menambahkan agregat jadi 3-1. kali ini giliran Talisca yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan dari Gaitan. Sepakan voli kaki kanan Talisca tak mampu ditepis oleh Lodygin.
Setelah itu tak ada gol tambahan tercipta dari kedua tim hingga laga selesai. Skor berakhir 2-1 untuk kemenangan Benfica atas Zenit.
Di bawah ini ada tambahan berita terbaru lainnya.
Borussia Dortmund menampik isu yang menyangkut striker andalannya, Pierre-Emerick Aubameyang. Aubameyang digadang-gadang telah setuju untuk pergi ke Real Madrid di musim panas nanti.
Pemain berumur 26 tahun ini bermain sangat fantastis di paruh pertama musim ini dan hingga ini dengan mengoleksi 32 gol serta membuat 10 assist. Aubameyang sebagai salah satu faktor Dortmund dalam perebutan trofi Liga Jerman, Liga Europa dan DFB-Pokal.
Pada hari Rabu tadi, media-media Jerman melaporkan bahwa Aubameyang telah sepakat untuk bergabung ke Madrid. Diberitakan lagi bahwa Los Blancos bersedia mengeluarkan dana sebesar 100 juta euro untuk mendapatkan pemain asal Gabon dari Dortmund.
“Kabar seperti di atas itu benar-benar tidak jelas dan sama sekali tak benar. Jika memang ada kabar seperti itu, maka kami terlebih dulu akan tahu dengan kondisi Pierre-Emerick Aubameyang,” ungkap Direktur Olahraga Borussia Dortmund, Michael Zorc, di situs resmi klub.
“Hingga kini tak ada pinangan masuk untuk pemain kami, jika ada kami juga akan menolak tawaran itu,” tegasnya.
Aubameyang juga dilaporkan tengah diminati oleh beberapa klub Inggris seperti Manchester United dan Arsenal. Akan tetapi, sang pemain sendiri mengaku bahwa dirinya ingin bermain untuk klub raksasa Spanyol, El Real.
“Ya, saya ingin sekali bermain untuk Real Madrid. Dari beberapa tahun lalu, saya sudah menginginkannya dan di sana banyak pemain bintang dan pemain hebat. Saya sangat tergiur bermain di sana. Tapi tidak sekarang ini, karena saat ini fokusku adalah ingin membantu Borussia Dortmund meraih sejumlah gelar,” ujar Aubameyang.
“Saya tahu tak akan mudah masuk ke klub besar, jika anda tidak bisa bermain bagus. Saya juga tidak akan terlalu memikirkan itu dan saya lebih baik berpikir bagaimana cara membawa Dortmund meraih sejumlah gelar, itu lebih penting sekarang ini.”
Di sisi lain, ada pemain Dortmund lainnya yakni, Ilkay Guendogan diberitakan ingin hengkang dari Dortmund usai agen sang pemain berjumpa dengan manajemen Manchester City. Dortmund lalu menanggapinya.
Isu transfer Guendogan ke The Citizens muncul usai agen si pemain, Ilhan, terlihat berjumpa dengan direktur Manchester Cty, Txiki Begiristain, di Conservatorium Hotel, Amsterdam, Belanda, minggu ini.
Di hari yang sama, Begiristain juga berjumpa dengan Pep Guardiola, yang bakal melatih City musim depan. Kabarnya, kedua pria itu membicarakan mengenai rencana transfer.
Guendogan sekarang ini masih memiliki kontrak bersama Dortmund sampai tahun 2017 mendatang. Andai dia tak meneken kontrak anyar, maka kemungkinan pemain berumur 25 tahun tersebut akan dilepas di bursa transfer musim panas nanti. Dia dinilai seharga 30 juta euro.
Dari konferensi pers menatap pertandingan kontra Tottenham Hotspur di laga leg pertama babak perdelapan final Liga Europa, manajer Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, menerima pertannya mengenai perjumpaan agen sang pemain bersama City. (As)

