Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis menyebut Juventus memang sebagai kandidat kuat juara Serie A. Tapi dia yakin timnya yang bakal meraih Scudetto.
Sekarang ini Juventus berada di puncak klasemen sementara Liga Italia dengan mengoleksi 64 angka dalam 28 pertandingan yang sudah dijalaninya pada musim ini dan unggul tiga angka dari Napoli yang berada di posisi kedua klasemen. Meroketnya Bianconeri ke posisi pertama tidak lepas dari hasil oke dari 18 pertandingan, di mana mereka tidak pernah takluk dari 18 laga di ajang Liga Italia dan mencatatkan rekor bagus dengan 15 di antaranya dimenangkan secara berturut-turut.
Sedangkan Napoli yang sempat memimpin klasemen harus rela digusur Si Nyonya Tua, usai mereka gagal meraih banyak poin di bulan Febuari lalu. Menilik konsisten penampilan Juventus hingga kini, bisa dikatakan sangat berat untuk Napoli dalam kembali menduduki puncak atau menggusur posisi Juve. Ditambah Partenopei juga akan berjumpa dengan klub-klub besar seperti AS Roma dan Inter Milan di sisa musim ini.
Akan tetapi, Napoli tidak ingin langsung melempar handuk lantaran mereka yakin semuanya bisa saja berubah pada akhir musim. Selain itu, Napoli bisa dikatakan memiliki keuntungan lantaran mereka bisa konsentrasi penuh di ajang Liga Italia saja, lantaran kompetisi lainnya mereka sudah tersingkir. Sedangkan Juventus masih harus bertanding di beberapa ajang seperti Coppa Italia dan Liga Champions. Maka fokus para pemain Juve akan terbagi.
“Kami tahu pesaing keras kami dalam memperebutkan gelar juara Serie A musim ini saat ini adalah Juventus dan mereka juga disebut kandidat terkuat Scudetto. Tapi kami tidak takut atau gentar untuk hal itu karena perjalanan masih ada 10 laga tersisa menuju garis juara. Apapun bisa berubah lagi asalkan kami tidak kehilangan poin di laga-laga kami,” ungkap De Laurentiis di situs resmi Napoli.
“Apalagi fokus kami saat ini hanya di Serie A. Sementara Juventus masih mengikuti tiga ajang dan konsentrasi mereka pasti akan terbagi. Maka itu kami harus memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin. Kami tidak boleh kehilangan angka lagi di laga-laga kami, itu yang paling penting saat ini. Kami sudah bermain bagus di laga terakhir, di mana kami menang atas lawan kami dan kami harus bisa melanjutkan performa terbaik kami di setiap laga tersisa. Dan satu lagi pentingnya untuk semua pemain kami menjaga stamina atau kondisi masing-masing,” lanjutnya.
Pada akhir pekan ini, Napoli akan menghadapi Palermo di lanjutan Serie A. Sedangkan Juventus akan menghadapi Sassuolo. “Kami yakin kami bisa mengatasi Palermo karena kami sudah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Sementara Juventus akan menghadapi Sassuolo. Kami yakin mereka bisa gagal mendapatkan tiga poin atau satu poin karena lawan mereka itu sangat kuar dan sudah terbukti,” katanya menambahkan.
Di sisi lain ada tambahan berita menarik lainnya. Roberto Mancini menampik isu yang mengatakan dirinya bakal pergi dari Inter Milan pada akhir musin ini. Mancini justru menegaskan bahwa dia akan tetap sebagai manajer Nerazzurri di musim depan. “Hingga sekarang ini saya tidak pernah mengatakan bahwa ingin pergi dari klub dan saya kini masih menukangi Inter Milan dan saya akan sebagai manajer Inter musim depan,” tegas Mancini.
Mancini kembali membesut Inter di bulan November tahun 2014 silam demi mengisi posisi Walter Mazzarri. Musim silam, dia membawa Inter finis di peringkat kedelapan klasemen akhir Liga Italia. Di musim ini, La Beneamata sempat berada di puncak klasemen sampai awal Januari lalu. Akan tetapi, mereka gagal mempertahankan posisi tersebut dan kini berada di peringkat kelima klasemen. Kondisi seperti itu bikin masa depan Mancini mulai digosipkan.
“Kami memang sempat berada di puncak klasemen sementara Serie A dalam jangka waktu yang cukup lama, namun kami gagal mempertahankannya lantaran mendapatkan sejumlah hasil negatif. Akan tetapi, kami tetap sebagai kandidat juara dan saat ini masih ada di posisi lima besar. Kami memiliki keyakinan diri yang sangat kuat dan kami sudah menjalaninya dengan bagus seperti di laga terakhir kami, di mana kami berhasil mengalahkan Palermo dengan skor 3-1 dan kami tampil sangat bagus di laga itu karena kami punya statistik yang sangat oke,” ucap Mancini.
Inter kini berada di posisi kelima klasemen sementara Serie A dengan masih tertinggal 13 angka dari Juventus yang berada di puncak klasemen dan tertinggal lima angka dari AS Roma yang berada di urutan ketiga klasemen atau disebut zona terakhir bermain di Liga Champions. “Finis di posisi tiga besar? tentu saja bisa karena masih ada sejumlah laga yang akan dilalui dan yang terpenting adalah kami harus bisa menyapu bersih laga dengan kemenangan,” tambahnya.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya tentang masa depan Massimiliano Allegri.
Isu kalau Massimiliano Allegri mendekat ke Chelsea ditampik oleh Allegri. Bagi manajer berumur 48 tahun tersebut akan tetap melatih Juventus musim depan.
Chelsea memang tengah mencari manajer baru. Usai musim ini berakhir, mereka tidak akan dibesut oleh Guus Hiddink, yang statusnya saat ini cuma pelatih sementara. Dari situasi itu ada beberapa nama pelatih yang mulai diincar untuk menjadi pelatih Chelsea di musim depan, seperti nama Allegri. Kinerja Allegri di Juventus di dua usim pamungkas yang menarik perhatian tim-tim besar seperti Chelsea.
Di musim perdananya dengan Juventus, Allegri berhasil merengkuh trofi juara Liga Italia dan membawa timnya tampil di partai puncak Liga Champions, kendati akhirnya gagal jadi juara usai dikalahkan Barcelona.
Akan tetapi, Allegri menampik kabar tersebut. Dia menjelaskan bahwa hingga kini tidak pernah memikirkan untuk hengkang, apalagi masih memiliki kontrak kerja bersama Juventus. “Saya bakal bertahan di Juventus musim depan dan saya masih memiliki kontrak kerja di klub yang bermarkas di Juventus Stadium,” kata Allegri.
“Saya sangat bahagia dan betah di Juventus. Jadi tidak alasan untuk pergi dari klub ini. Sekarang ini kami tengah fokus menghadapi lawan-lawan kami di sisa musim ini dan kami juga tengah membidik gelar juara Liga untuk kelima secara berturut-turut.” (As)

