Manchester City berhak naik ke posisi pertama klasemen sementara Liga Primer Inggris. Hasil ini didapatkannya usai The Citizens menaklukkan Southampton 3-1.
Dalam laga yang dilangsungkan di Etihad Stadium, Sabtu (28/11) malam WIB, City tampil tanpa diperkuat beberapa pemain intinya seperti Joe Hart dan Vincent Kompany yang masih belum pulih dari cedera masing-masing. Dengan begitu, Wilfredo Caballero diturunkan sebagai kiper utama untuk mengawal mistar gawang City, sedangkan Nicola Otamendi dimainkan bersamaan dengan Nicola Otamendi di bek tengah.
Bermain mendominasi di awal menit babak pertama, City lantas memecah kebuntuannya kala laga baru berlangsung sembilkan menit lewat Kevin De Bruyne. Tendangan Fabian Delph yang mengenai kaki pemain lawan dan meluncur ke dalam jala Southampton pada menit ke-21 dan sekaligus menjadikan keunggulan City menjadi 2-0.
Southampton sukses menipiskan ketertinggalannya pada awal paruh kedua ketika sundulan Shane Long merobek gawang tim tuan rumah. Namun City dapat menjaga keunggulannya lewat tendangan Aleksandar Kolarov di menit ke-69. Setelah itu tak ada gol tercipta di sisa waktu paruh kedua.
Dengan hasil akhir ini sebagai yang perdana diterima City dari empat laga pamungkas. Dari tiga pertandingan sebelumnya, mereka ditahan imbang dengan Aston Villa, kemudian dilibas Liverpool dan menelan kekalahan dari Juventus di ajang Liga Champions.
Dengan sekarang ini mengoleksi 29 angka, maka City berhak naik ke pucuk klasemen sementara Liga Primer Inggris. Namun peringkat mereka dapat kembali turun, andaikan Leicester City berhasil mengalahkan Manchester United yang beberapa waktu akan bertanding.
Kronologi Laga
Seperti yang sudah dikatakan di atas itu, City tampil dominasi di awal menit babak pertama. Usai percobaan perdana Raheem Sterling dihadang penjaga gawang Maarten Stekelenburg di menit kedua, dua menit kemudian sepakan bebas yang dieksekusi Kolarov meluncur ke sasaran yang dapat diamankan juga oleh penjaga gawang internasional Belanda tersebut.
City memecah kebuntuannya pada menit kesembilan, di mana gol itu diawali dari sebuah kesalahan yang dilakukan Maya Yoshida ketika gagal mengontrol bola kala bertemu dengan Sterling. Situasi itu Sterling lantas membawa bola hingga ke dalam kotak dan melepaskan tendangan mendatar yang berhasil disambut De Bruyne untuk merobek gawang tim tamu. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.
Tiga menit berselang, Sergio Aguero nyaris menambahkan keunggulan City andaikan tendangan yang dilepaskannya tak mampu dihadang oleh Stekelenburg.
City benar-benar bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Southampton. Gol berawal dari sepakan pojok, bola mengarah ke luar kotak terlarang lawan, di sana ada Delph yang telah menanti untuk melepaskan tembakan. Sepakan yang dilakukannya masuk ke jala usai mengenai kaki Virgil van Dijk.
Tertinggal dua gol, Southampton lantas bermain terbuka untuk mencari gol ketertinggalannya. Virgil van Dijk melepaskan tendangan keras dari jarak jauh yang sudah tepat ke sasaran dan gagal dihalau Caballero, namun tidak terjadi gol, lantaran bola dihadang oleh mistar jala.
Southampton kembali mendapatkan peluang bagus. Shane Long sukses menembus dinding pertahanan tim tuan rumah untuk mengejar operan jitu dari rekannya. Namun tendangan yang dilakukannya dari jarak dekat bisa ditepis oleh Caballero.
City gantian menyerang di menit-menit akhir paruh perdana. Yaya Toure membawa si kulit bundar hingga ke dlaam kotak dan dijaga pemain lawan. Pemain tengah internasional Pantai Gading tersebut memilih untuk melepaskan tendangan namun tidak menghasilkan gol.
Skor 2-0 untuk keunggulan City bertahan hingga turun minum.
Di awal paruh kedua, tepatnya di menit ke-50, Southampton sukses menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-2 dari City. Gol berawal dari sebuah operan lambung yang dilakukan Sadio Mane. Long yang berhasil menerimanya dengan tandukan dan bola meluncur ke dalam jala tanpa dapat dihadang oleh kiper Manchester City Wilfredo Caballero.
Southampton hampir bisa mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-61 ketika Tadic menerobos ke dalam kotak dan tinggal bertemu dengan kiper City. Namun sontekan Tadic masih dapat dihalau Caballero. Sedangkan usaha bola muntah disambar Long yang mengenai lengah Fernandinho. Para pemain Southampton melakukan protes kepada wasit atas kesalahan Fernandinho. Tapi wasit menilai tidak ada pelanggaran dan pertandingan dilanjutkan.
City sukses menjaga keunggulannya menjadi 3-1 atas Southampton. Kali ini giliran Aleksandar Kolarov yang mencatatkan namanya di papan skor setelah sepakannya tak mampu ditepis oleh Stekelenburg usai menerima umpan manis dari Kevin De Bruyne.
Southampton yang kembali tertinggal dua gol lantas tampil lebih menekan dan memiliki kans bagus pada menit ke-83. Mane dalam posisi bagus dan melepaskan tendangan namun bisa dihadang Caballero.
Di sisa waktu babak kedua, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 3-1 untuk kemenangan City atas Southampton.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai hasil akhir antara Leicester City melawan Manchester United.
Leicester City bermain imbang kala menjamu Manchester United di laga lanjutan Liga Primer Inggris.
Dalam laga yang dilangsungkan di King Power Stadium, Minggu (29/11) dinihari WIB, Leicester unggul lebih dulu lewat gol Jamie Vardy. Namun di masa injury time paruh perdana, United bisa mencetak gol penyama kedudukan melalui aksi Bastian Schweinsteiger.
Setelah itu dan sampai babak kedua tak ada gol tercipta lagi. Vardy bisa rekor baru yang mana disebut permainannya sangat stabil dalam menciptakan gol dari 11 pertandingan Liga Primer Inggris dan gol Schweinsteiger merupakan gol perdana untuk The Red Devils.
Dengan hasil seri ini maka Leicester sekarang ini berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 29 angka dan Manchester City di puncak klasemen dengan jumlah poin yang sama lantaran menang produktivitas gol dari Leicester. Sedangkan United berada di posisi ketiga klasemen dengan mengoleksi 28 angka.
Hasil imbang ini mengakhiri rentetan kemenangan Leicester sebanyak empat laga di ajang Liga Primer Inggris. Sedangkan United memetik hasil imbang kedua secara beruntun di semua kompetisi yang dilewatinya, usai sebelumnya bermain seri 0-0 dengan PSV di ajang Liga Champions tengah pekan lalu.
Kronologi Laga
United hampir kebobolan tapi berhasil diredam oleh Daley blind. Tak lama kemudian, Wayne Rooney mendapatkan peluang bagus yang bisa membuahkan hasil untuk timnya, tapi tendangannya bisa diredam oleh penjaga gawang Leicester pada menit kedelapan.
Jamie Vardy mencoba peruntungannya di menit ke-14 setelah memanfaatkan kesalahan pemain United. Namun upayanya gagal usai tendangan yang dilepaskannya masih melenceng.
Vardy kembali menekan pertahanan United empat menit berselang. Kali ini tembakannya sudah tepat ke sasaran, tapi tidak terjadi gol lantaran bisa diredam oleh David de Gea.
United gantian menyerang lewat aksi Rooney. Tapi sepakan yang dilakukannya bisa diamankan dengan bagus oleh Kasper Schmeichel.
Leicester unggul lebih dulu lewat sebuah serangan balik yang sangat cepat pada menit ke-24. Menerima umpan Christian Fuchs, Vardy dengan mudah emngirim bola ke dalam gawang tanpa bisa ditepis oleh De Gea.
Dengan gol itu, Vardy sebagai pemain perdana yang bisa terus menciptakan gol dari 11 laga secara beruntun di ajang Liga Primer Inggris. Dia sebelumnya setara dengan Ruud van Nistelrooy, yang merupakan eks striker United.
Setelah unggul satu gol, Leicester semakin bersemangat dan mereka langsung kembali menekan. Shinji Okazak memiliki peluang bagus setelah menyambut umpan Riyad Mahrez. Tapi tendangannya bisa diredam oleh De Gea.
Di masa injury time paruh perdana, United bisa mencetak gol penyama kedudukan. Diawali dari tendangan sudut, si kulit bundar mengarah ke posisi Bastian Schweinsteiger yang langsung menanduknya.
Di paruh kedua, United lantas tampil lebih menekan untuk mencari gol keunggulannya. Schweinsteiger nyaris mencetak gol keduanya dan sekaligus membawa United berbalik unggul andaikan sundulannnya tak mampu ditepis oleh Schmeichel.
Gantian, Leicester yang menyerang melalui aksi Mahrez pada menit ke-65. Namun tendangan yang dilakukannya bisa dihalau oleh De Gea.
Setelah itu kedua tim saling tekan menekan. Matteo Darmian memiliki peluang bagus usai menerima operan dari Memphis. Namun tandukannya tak mampu menghasilkan gol untuk timnya.
Hingga peluit panjang berbunyi dari wasit tanda berakhirnya pertandingan, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir dengan skor 1-1 untuk kedua tim tersebut. (As)

