Manchester City memastikan diri lolos ke babak keempat Piala Liga Inggris, usai mengalahkan Sunderland dengan skor telak 4-1 di babak ketiga.
Dalam laga yang digelar di Stadium of Light, Rabu (23/9) dinihari WIB, Manchester City memainkan banyak pemain keduanya menjadi pemain utama kala berhadapan dengan Sunderland. Sebagai posisi di bawah mistar diberikan kepada Willy Caballero, di barisan pertahanan diisi Martin Demichelis, sementara di barisan tengah dipasang Fernando.
Begitu pertandingan dimulai, The Citizens lantas menekan pertahanan Sunderland. Sampai babak pertama selesai, mereka bisa mengakhirinya dengan memimpin 4-0 melalui gol-gol yang dilesakkan oleh Sergio Aguero, Kevin de Bruyne, Vito Mannone (bunuh diri) dan satu gol dibuat Raheem Sterling.
Di paruh kedua, City terlihat mengendurkan serangannya. Pada akhirnya Sunderland bisa menciptakan satu gol lewat Ola Toivonen.
Kronologi Laga
City lantas mendominasi jalannya pertandingan di awal menit babak pertama. Sergio Aguero memiliki dua peluang secara beruntun dalam waktu tujuh menit saja. Yang pertama tendangan yang dilepaskan striker asal Argentina itu masih meleset dari sasaran. Sementara tendangan keduanya masih melenceng.
Dua menit berselang, tim tamu akhirnya bisa unggul lewat sebuah penati Aguero, setelah Patrick van Aanhol melakukan pelanggaran terhadap Jesus Navas di kotak penalti. Aguero yang maju behasil menjalani tugasnya dengan baik.
Kevin de Bruyne menambahkan keunggulan City jadi 2-0 lewat golnya di menit ke-25. Dia yang menerima umpan Sterling dengan dingin mengalahkan Mannone lewat tembakan kaki kanan.
Delapan menit kemudian, City menambahkan keunggulannya jadi 3-0 usai Mannone melakukan gol bunuh diri ke dalam gawang timnya sendiri. Gol berawal dari usaha Mannone yang mencoba menghadang operan silang yang dilakukan Bacary lewat sisi kanan. Usaha Mannone sukses, namun bola malah meluncur ke Sterling yang dalam posisi tak terkawal. Tanpa lama, Sterling lantas melepaskan tendangan. Tendangan Sterling sempat mengenai tiang gawang. Namun bola muntah mengenai badan Mannone dan si kulit bundar meluncur ke dalam gawang sendiri.
City memperlebar keunggulannya menjadi 4-0 di menit ke-36. Kali ini giliran Sterling yang mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan De Bruyne. Sepakan yang dilepaskannya tak mampu ditepis oleh Mannone.
Aguero sebetulnya memiliki peluang bagus untuk menambahkan keunggulan City lagi di menit ke-42. Setelah memanfaatkan operan dari rekannya, dia sukses melego Mannone dan tinggal mengirim bola ke dalam gawang yang sudah kosong. Namun bukannya lantas melepaskan tendangan, Aguero malah mencoba melego lagi. Tendangannya pun akhirnya dihadang oleh bek Sunderland.
Bola muntah ke De Bruyne yang berdiri di dalam kotak, yang lalu melepaskan tendangan keras. Tapi Mannone bisa menepis tendangan pemain internasional Belgia tersebut.
Sunderland sebenarnya memiliki beberapa kans bagus di babak pertama. Tapi upaya para pemainnya gagal memanfaatkan kesempatannya menjadi gol.
Skor 4-0 bertahan hingga turun minum.
Di awal paruh kedua, City kembali mengancam. Kali ini giliran Navas yang mencoba peruntungannya. Tapi tendangannya masih bisa dihadang oleh Mannone. Tak lama kemudian, gantian Yaya Toure yang menyerang. Namun sama saja seperti Navas, sepakannya bisa dihalau oleh Mannone.
Dengan unggul empat gol, Manuel Pellegrini selaku pelaku Manchester City melakukan pergantian pemain dengan memberikan waktu bermai kepada para pemain belia seperti, memainkan Geogre Evans, Patrick Roberts dan Manuel Garcia.
Sunderland baru bisa memperkecil ketertinggalannya ketika laga memasuki menit ke-83. Tandukan Toivonen yang menyambut operan De Andre Yedlin tidak mampu ditepis Caballero.
Di sisa waktu tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 4-1 untuk kemenangan City atas Sunderland.
Di bawah ada tambahan berita lainnya.
Turan maupun Vidal tak dapat didaftarkan Barca kala ajang Primera Liga Spanyol berlangsung musim panas ini dan baru dapat diturunkan pada musim dingin atau awal tahun mendatang. Akan tetapi, karena krisisnya punggawa karena badai cedera yang mendatangi mereka maa Barca mau tak mau mesti melakukan pengajuan pendaftaran kepada salah satu pemain tersebut.
Kans besar yang didaftarkan adalah Turan, menilik bahwa Barca sudah kehilangan sosok Rafinha selama setengah tahun kedepan sebab masalah cedera pada ligamen lututnya dan menjadikan pemain lini tengah menjadi krisis pada Barca. (As)

