Chile meraih tiket melaju ke babak delapan besar Copa America 2015, usai mengalahkan Bolivia dengan skor telak 5-0 di laga terakhir Grup A.
Dari pertandingan yang digelar di Estadio Nacional, Sabtu (20/6) pagi WIB tadi, Chile dan juga Bolivia sama-sama telah dipastikan melaju, mengingat hasil akhir dari Meksiko berhadapan dengan Ekuador.
Chile menjalani laga terakhir grup melawan Bolivia pun menentukan tim mana yang berhak sebagai juara grup A.
Dalam pertandingan berlangsung ini, Chile lantas memecah kebuntuannya ketika pertandingan baru berlangsung tiga menit. Gary Medel memberikan operan matang kepada Eduardo Vargas. Vargas pun menggiring bola kemudian mengoper kepada Charles Araguiz yang berdiri bebas. Tanpa lama, Araguiz melepaskan tendangan keras untuk merobek gawang Bolivia.
Chile menambahkan keunggulannya pada menit ke-37. Kali ini giliran Alexis Sanchez yang mencatatkan namanya di papan skor dan sekaligus mengubah skor menjadi 2-0. Gol diawali dari sebuah umpan Valdivia kepada Sanchez. Striker Arsenal itu berhasil menyambutnya lewat sundulan yang tepat ke arah gawang tanpa bisa ditepis kiper Bolivia.
Skor 2-0 tetap bertahan hingga babak pertama selesai.
Chile memperlebar keunggulannya di babak kedua. Tepatnya pada menit ke-66, Aranguiz yang menyambut operan Henriquez dengan tenang mengirim bola ke dalam gawang Bolivia.
Kala laga memasuki menit ke-79, Medel menambahkan keunggulan Chile menjadi 4-0 atas Bolivia. Pemain tengah Inter Milan tersebut menerima operan jitu Valdivia untuk merobek jala Bolivia.
Chile memperlebar keunggulannya menjadi 5-0 atas Bolivia di menit-menit akhir babak kedua lewat gol bunuh diri Ronald Raldes yang mencoba melayangkan bola tapi malah meluncur ke dalam gawang tanpa bisa dicegah si kiper.
Setelah itu tak ada gol tambahan tercipta lagi. skor berakhir 5-0 untuk kemenangan Chile atas Bolivia.
Dari statistik mencatat bahwa Chile memang tampil sangat mendominasi jalannya laga dengan unggul ball posession hingga 67 persen berbanding 33 persen milik Bolivia. Dan tak cuma itu saja, mereka juga bisa melepaskan 18 tendangan dengan enam di antaranya tepat ke sasaran dan dua kali mengenai mistar atau tiang. Sementara Bolivia hanya memiliki lima tembakan dan cuma satu yang mengarah ke gawang namun tak ada satu pun yang berujung gol.
Dengan hasil akhir ini, maka Chile memastikan diri melangkah ke babak delapan besar Copa America 2015 dengan menjadi juara Grup A dengan koleksi tujuh poin dalam tiga pertandingan. Sedangkan Bolivia juga lolos dengan finis di posisi kedua dan mengoleksi empat angka.
Di laga lainnya yang berada di Grup A, Meksiko yang butuh menang untuk lolos tapi malah menelan kekalahan 1-2 dari Ekuador di laga terakhir grup.
Dalam pertandingan yang dihelat di Estadio El Teniente, Meksiko diwajibkan harus menang jika ingin tembus ke babak delapan besar. Akan tetapi, mereka malah bermain didominasi oleh Ekuador.
Dari statistik menorehkan bahwa Meksiko hanya memiliki 46 persen dan 54 persen dikuasai Ekuador. Selain itu, Meksiko juga cuma melepaskan delapan tendangan dan dua yang mengarah ke gawang. Sedangkan Ekuador memiliki 17 tembakan dengan enam yang tepat ke sasaran.
Gawang Meksiko kebobolan terlebih dulu pada menit ke-26 lewat sebuah counter attack. Miller Bolanos melakukan operan kepada Enner Valencia. Striker West Ham United kemudian mencoba melepaskan tendangan ke arah gawang Meksiko. Bola tembakannya sempat dihadang oleh pemain lawan dan bola bergulir ke posisi Bolanos yang lantas mengirim si kulit bundar ke jala lawan.
Tertinggal, Meksiko langsung tampil menyerang namun upaya mereka untuk membalas gol masih gagal. Skor 1-0 untuk keunggulan Ekuador bertahan hingga turun minum.
Ekuador justru bisa menambahkan keunggulannya di babak kedua. Tepatnya pada menit ke-57, Kali ini giliran Valencia yang mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan Bolanos.
Tujuh menit berselang, Meksiko bisa menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-2 dari Ekuador melalui sebuah penalti. Penalti ini didapatkan Meksiko usai Hugo Ayala dilanggar Gabriel Achilier di kotak penalti. Raul Jimenez yang ke depan menjadi algojo dan menjalani tugasnya dengan baik.
Setelah itu tak ada gol tercipta lagi di sisa waktu babak kedua. Skor berakhir 2-1 untuk kemenangan Ekuador atas Meksiko. (As)

