Chelsea gagal meraih kemenangan kala menjamu Everton di Stamford Bridge dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris. The Blues ditahan 3-3 lawan The Toffees.
Dalam laga yang dihelat di Stamford Bridge, Sabtu (16/1) malam WIB kemarin, baik Chelsea maupun Everton sama-sama gagal menciptakan gol di sepanjang paruh perdana kendati sama-sama memiliki sejumlah kans bagus. Di paruh kedua, barulah tercipta enam gol yang dibuat tiga gol masing-masing tim.
Chelsea sempat terpaut dua gol lebih dulu usai John Terry membuat gol bunuh diri pada menit ke-50 dan enam menit kemudian lewat gol Kevin Mirallas. Akan tetapi, The Blues bisa mencetak gol penyama kedudukan melalui Diego Costa dan Cesc Fabregas di menit ke-64 dan dua menit berselang.
Everton tampaknya akan mengakhiri pertandingan menjadi pemenang usai Funes Mori mencetak gol pada menit ke-90. Akan tetapi, Chelsea dapat kembali menyamakan angka di detik-detik pamungkas pertandingan yang dilesakkan oleh John Terry pada menit ke-98.
Dengan hasil imbang ini maka Chelsea tetap berada di peringkat ke-14 klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 25 angka. Sedangkan Everton berada di posisi ke-11 klasemen dengan raihan 29 poin.
Kronologi Laga
Chelsea yang bertindak sebagai tuan rumah langsung tampil menekan di awal menit babak pertama. Sebaliknya lawannya itu bermain bertahan dan mencoba menggandalkan serangan balik.
Chelsea baru mendapatkan kans perdana kala laga memasuki menit ke-16. Willian menggiring bola kemudian menerobos masuk ke dalam kotak terlarang lawan dan melepaskan tendangan yang dapat dihadang oleh kiper Everton Tim Howard.
Tiga menit kemudian, Everton gantian menyerang. Bryan Oviedo melepaskan tendangan dari jarak jauh. Namun bola tembakannya masih melebar dari arah gawang.
Tak lama kemudian, Chelsea mencoba menyerang lewat sisi kanan. Namun upaya mereka tetap gagal membuahkan hasil. Everton beberapa kali mengancam melalui Lukaku, Mirallas dan Barkley, tapi tidak ada satu pun kans yang bisa dimanfaatkan oleh ketiga pemain tim tamu menjadikan gol.
Mirallas nyaris membobol gawang Chelsea di menit ke-40 andaikan tendangan yang dilakukannya tak mampu ditepis oleh Thibaut Courtois.
Di sisa waktu babak pertama, tak ada gol tercipta. Skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-50, Everton unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri John Terry. Gol diawali dari sebuah operan Gareth Barry kepada Romelu Lukaku lewat sisi kanan. Lukaku lalu memberikan operan kepada Baines, yang langsung melakukan operan silang ke dalam kotak terlarang. Terry yang ada di sana mencoba menghadang, namun si kulit bundar yang dia tendangan dengan kaki kanan membentur kaki kirinya dan bola malah meluncur ke dalam timnya sendiri.
Bukannya mengejar gol balasan, tapi gawang Chelsea kembali bergetar untuk kedua kalinya usai Mirallas membobol gawang Courtois. Diawali dari sebuah umpan yang datang dari baines kepada Mirallas. Nama pemain terakhir yang disebutkan itu sempat lolos dari kawalan Mikel dan melepaskan tembakan voli untuk merobek jala tim tuan rumah.
Tertinggal dua gol, Chelsea langsung meningkatkan serangannya dan mendominasi jalannya laga. Fabregas memiliki peluang bagus pada menit ke-61 yang bisa menghasilkan gol untuk timnya. Namun sayang sekali, upaya pemain asal Spanyol itu bisa dihalau oleh Howard. Tak lama kemudian, Pedro yang punya kans namun juga belum menemui sasaran.
Tim tuan rumah akhirnya menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-2 dari Everton pada menit ke-64. Operan manis yang dilakukan Fabregas tampaknya akan dapat dihadang Jagielka. Namun dia menanti lama untuk membuangnya, lantaran Costa lalu tiba untuk mengganggu. Howard yang mencoba menyepak bola dengan keluar dari lapangan namun malah bertubrukan dengan Jagielka, Costa pun dengan gampang mengirim bola ke dalam jala.
Tidak hingga dua menit berselang, Chelsea bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Menerima operan dari Oscar, Fabregas bermain satu dua bersama Costa. Dari jarak dekat, Fabregas melepaskan tembakan mendatar. Bola sempat mengenai kaki pemain tim tamu, kemudian berbelok arah dan Howard cuma melihat bola masuk ke dalam gawangnya.
Chelsea nyaris berbalik unggul pada menit ke-76, andaikan tendangan Costa tak melenceng dari arah gawang. Setelah itu Everton langsung menyerang lewat countter-atack. Mirallas yang lolos dari perangkap offside dan dalam posisi satu lawan satu dengan kiper Chelsea. Namun tendangan Mirallas masih dapat dihadang penjaga gawang Internasional Belgia tersebut.
Pada menit perdana masa injury time, dalam tujuh yang jumlah diputuskan wasit, Everton dapat kembali unggul. Funes Mori tanpa terjaga dengan dingin menaklukkan Courtois dan sekaligus mengubah skor menjadi 3-2 atas Chelsea.
Sisa enam menit, Chelsea bisa memanfaatkan waktu itu untuk kembali membuat skor menjadi imbang. Kali ini giliran Terry yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan Oscar. Skor berubah menjadi 3-3. Setelah itu tak ada gol tambahan tercipta lagi hingga usai laga.
Di laga lainnya, Manchester City sementara naik ke pucuk klasemen Liga Primer Inggris usai menaklukkan Crystal Palace dengan skor telak 4-0.
Dalam laga yang dilangsungkan di Etihad Stadium, Sabtu (16/1) malam WIB, Fabian Felph membawa City unggul pada menit ke-22. Beberapa menit menjelang babak pertama selesai, tim tuan rumah menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 lewat gol Sergio Aguero.
Di paruh kedua, The Citizens yang tampil efektiv kembali mendominasi dan menciptakan sejumlah kans bagus. Alhasil, mereka bisa mencetak dua gol tambahan yang dilesakkan oleh Aguero dan David Silva.
Dari kemenangan ini mengantarkan City sementara naik ke pucuk klasemen Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 43 angka. Kendati jumlah poin sama dengan Leicester City dan Arsenal, City berhak di puncak lantaran menang produktivitas gol. Tapi Leicester dan Arsenal masih belum menjalani laga giornada ke-22.
Bagi City, kemenangan ini aalah hasil bagus usai tengah pekan ini mereka cuma mendapatkan tambahan satu poin kala ditahan imbang tanpa gol melawan Everton di pekan ke-21 Premier League.
Sedangkan Palace sekarang ini masih berada di urutan kesembilan klasemen dengan raihan 31 angka. Palace telah tanpa kemenangan dari lima pertandingan pamungkas di Liga Primer Inggris. (As)

