Edinson Cavani dikabarkan akan hijrah dari Paris Saint-Germain. Agen sang pemain, Walter Guglielmone, langsungĀ membantah kabar tersebut.
Sering kali diisukan bakal pergi, Edinson Cavani sendiri menyatakan keinginannya untuk tetap berseragam Paris Saint-Germain. Kali ini lewat agen si pemain, menyebut kliennya betah di Les Parisiens.
Cavani diberitakan sebagai incaran utama Manchester United di jendela transfer musim panas ini. Setan Merah memang tengah membutuhkan seorang penyerang tengah, setelah hengkangnya Robin van Persie ke klub Turki, Fenerbahce.
Cavani yang tidak merumput di posisi idealnya menjadi striker tengah dengan Paris Saint-Germain musim silam, memang sempat mengatakan ingin pergi. Kendati begitu, striker asal Uruguay itu tetap bermain bagus dengan mengoleksi 18 gol dari 34 laga yang dilewatinya bersama klub Prancis itu.
Namun Guglielmone langsung ikut berkomentar di jendela transfer tahun ini. Cavani sudah dijamin satu tempat sebagai striker tengah, sampai kontraknya selesai.
“Edinson Cavani memang pernah mengatakan bahwa dirinya tidak nyaman lagi ketika dia dimainkan di posisi lain. Dia sempat mengeluh ingin pergi. Tapi sesudah itu, dia berpikir kembali dan sempat menyatakan dirinya ingin bertahan. Apalagi menjelang musim depan, dia diyakini akan diberikan satu tempat sebagai striker tengah. Itu yang membuat dia kini merasa bahagia dan kembali nyaman di klub raksasa Prancis itu,” terang Guglielmone di website Paris Saint-Germain.
“Klub tentu tak ingin kehilangan dia, apalagi sempat mendapatkan kabar bahwa banyak klub Eropa lainnya sedang memantau kondisi cavani di bursa transfer musim panas ini. Kembali diuraikan, jika klub tidak butuh atau tidak bisa memberikan jaminan, maka sang pemain pun siap pergi,” tambahnya.
“Tapi hingga kini semuanya berjalan lancar dan tidak ada masalah di antara kedua belah pihak. Cavani adalah seorang pemain yang haus gol dan senang menjadikan diri menjadi pemain terbaik di dunia. Dia juga seorang yang bakal menghormati kontrak yang diberikan dari pihak klub. Jadi dia akan selalu bermain baik ketika diturunkan di atas lapangan hijau,” katanya menambahkan.
Di sisi lain, ada berita tambahan mengenai skuad Chelsea.
Pelatih The Blues, Jose Mourinho, mengatakan bahwa dirinya menerima rekomendasi sebelum mendatangkan Radamel Falcao dari AS Monaco dengan status pinjaman. Mourinho menyatakan Gary Cahill dan John Terry yang memberikan masukan untuk saya mendatangkan Falcao di bursa transfer musim panas tahun ini.
Chelsea sudah resmi mendapatkan Falcao sebagai pemain pinjaman selama satu musim penuh dari AS Monaco.
Kendati Falcao tidak tampil bagus bersama Manchester United pada musim silam, Mourinho tidak panik dengan kondisi itu. Striker asal Kolombia itu mengoleksi empat gol dari 29 laga yang dijalaninya dengan The Red Devils di ajang Liga Primer Inggris.
Untuk merekrut Falcao sebagai pemain pinjaman dari klub Prancis itu, chelsea dikabarkan cuma mengeluarkan empat juta poundsterling. Falcao juga bahkan bersedia gajinya dipotong dari 265 ribu poundsterling per minggu, jadi 180 ribu poundsterling per pekan.
Mourinho menyatakan kalau Cahill dan Terry terkesan dengan Falcao ketika Chelsea menghadapi United pada musim silam. Maka itu, kedua pemain Si Biru meminta Mourinho untuk menggaet Falcao.
“Saya sudah kembali menyaksikan pertandingan kami menghadapi Manchester United,” terang Mourinho di situs resmi klub.
“John Terry dan Gary Cahill juga ikut menonton. Katanya, Falcao layak bermain di tim skuad usai melihat gaya permainannya di atas lapangan hijau. Mereka juga memberikan pemasukan kepada saya untuk mendatangkan Falcao dari AS Monaco. Maka itu, saya berunding dengan pihak klub dan pada akhirnya kami pun berhasil mendaratkan dia ke Stamford Bridge. Kendati hanya semusim penuh, tapi kami berharap dia bisa membuktikan diri di tim skuad,” tambahnya.
“Kami memiliki opsi permanen andai dia bisa menunjukkan ketajamannya dan membantu tim meraih kemenangan. Semua orang juga begitu setelah didatangkan dengan status pinjaman. Kami yakin dia juga tak sabar ingin segera bermain di atas lapangan, menyusul waktu bermainnya di Manchester United musim lalu sangat terbatas. Untuk itu, semua pemain dituntut tampil bagus demi mendapatkan satu tempat di tim skuad.” (As)

