Juventus kini kembali ke trek persaingan juara, usai sempat mengalami kesulitan di awal musim ini. Buffon pun yakin timnya pasti bisa mencapai target.
Hasil positif yang didapatkan dari Sampdoria dengan skor akhir 2-1 akhir pekan lalu atau tepatnya pada hari Senin (11/1/2016) dinihari WIB tadi, bikin Juventus terus memperbaiki posisinya di papan klasemen Serie A musim ini. Sekarang ini mereka berada di posisi kedua klasemen dengan raihan 39 poin dalam 19 laga yang sudah dijalaninya pada musim ini dan cuma terpaut dua poin dari Napoli yang berada di puncak klasemen.
Si Nyonya Tua memang melonjak sangat cepat, mengingat hingga akhir bulan Oktober silam mereka masih berada di posisi ke-10 klasemen sementara Serie A. Juventus memang mengawali musim dengan kurang bagus, bahkan sempat berada di peringkat ke-17 klasemen ketika Liga berjalan beberapa pekan.
Dari kemenangan Sampdoria akhir minggu lalu menjadikan kemenangan yang kesembilan kalinya diraih Juventus secara berturut-turut. Di kubu Bianconeri, mereka tentunya ingin melanjutkan tren positifnya di laga-laga berikutnya atau yang akan dihadapinya musim ini.
“Saya tentu tak pernah berpikir kami bisa mendapatkan sembilan kali menang secara berturut-turut. Namun saya cuma tahu kalau kami merupakan sebuah klub dengan kekuatan tim terbaik dan punya kualitas bermain oke. Itu tentu tidak mudah didapatkan jika sebuah klub bermain tidak konsisten,” ujar Buffon di situs resmi klub.
“Bagi saya, sejumlah hasil yang kami dapatkan tidak membuat saya merasa terkejut. Karena saya selalu yakin bahwa kami bisa mendapatkan apa yang kami inginkan. Kami bukannya sombong, karena kami sangat yakin dengan kekuatan tim kami sekarang ini,” lanjutnya.
Pada penyisihan akhir pertandingan akhir pekan lalu, Juventus menerima banyaknya tekanan dari Sampdoria dan sempat terancam tanpa meraih poin. Usai kemasukan pada menit ke-64 yang skor menjadi 1-2, mereka mendapatkan ancaman dari Luis Muriel, Fernando dan Erwin Zukanovic.
Buffon pun mengaku dengan kondisi itu. Namun hasil-hasil hingga sekarang ini digadangnya telah membuktikan bahwa Juventus memiliki mental yang kuat dan tidak gentar kendati tertekan oleh lawan-lawannya.
“Ya, saya akui itu kami sempat tertekan pada akhir-akhir menit laga kala menghadapi Sampdoria. Tapi ketangguhan kami di bawah mistar dan pertahanan tim yang membuat kami pulang dengan tiga poin. Kami sangat senang dengan kemenangan di laga itu. Kami tahu semua punya risiko apalagi bermain di kandang lawan. Namun kami selalu berusaha sebisa mungkin dan pada akhirnya kami berhasil mencapai kemenangan,” kata kiper asal Italia itu.
“Sekarang ini kami sudah kembali ke jalur persaingan juara dengan para rival kami yang berada di papan atas klasemen sementara Serie A musim ini dan kami juga merasa cukup dengan posisi kami sekarang ini, yang mana kami sempat tercecer di papan tengah klasemen. Soal kans juara, kami tidak ingin membahas terlalu jauh. Karena kami kini hanya ingin fokus penuh di tim dan terus membidik kemenangan,” tambah penjaga gawang berusia 37 tahun tersebut.
Di samping itu ada tambahan berita lainnya mengenai kubu Inter Milan.
Inter Milan menelan kekalahan dari Sassuolo dengan skor akhir 0-1 dan akibat kekalahan ini bikin Nerazzurri kehilangan posisinya yang sebelumnya menduduki posisi pertama klasemen Liga Italia. Mereka pun kini diharapkan langsung melupakan kekalahan itu dan kembali konsentrasi ke laga berikutnya.
La Beneamata takluk 0-1 ketika meladeni Sassuolo di Giuseppe Meazza dalam laga lanjutan Serie A akhir pekan lalu atau tepatnya pada hari Minggu (10/1) malam WIB. Sassuolo meraih tiga poin di kandang Inter berkat gol tunggal Domenico Berardi lewat sebuah penalti di masa injury time babak kedua.
Hasil akhir melawan Sassuolo itu bikin posisi Inter yang di puncak harus tergeser. Mereka kini berada di posisi ketiga klasemen dan terpaut dua angka dari Napoli yang berada di puncak klasemen.
“Kami jelas kecewa dengan hasil akhir melawan Sassuolo. Kami setidaknya bisa mendapatkan tambahan satu poin, jika Sassuolo tidak mendapatkan hadiah penalti di masa injury time. Kami benar-benar frustrasi dan tak puas dengan pertandingan ini,” kecewa pemain Inter Milan Jeison Murillo di website resmi Inter Milan.
“Kami sebenarnya telah melakukan yang terbagus, namun kami malah gagal menciptakan gol dan tidak ada keberuntungan memihak kami. Tapi kami tidak ingin terlarut lama dengan kekalahan ini, karena masih banyak laga yang menanti kami. Maka itu saya sangat berharap rekan setimku bisa kembali fokus penuh ke pertandingan selanjutnya,” sambungnya.
Inter berikutnya akan melawan Atalanta di laga lanjutan Serie A akhir pekan ini atau tepatnya pada hari Sabtu (16/1). Murillo meminta timnya untuk lebih fokus dan tidak membuang kesempatan atau peluang lagi.
Menurut media-media Italia lainnya melaporkan bahwa laga kontra Atalanta bisa menjadi kesempatan besar untuk Inter kembali ke jalur kemenangan, mengingat mereka diunggulkan di laga tersebut.
Di bawah ini ada kabar bagus tentang kubu Napoli.
Maurizio Sarri telah menunjukkan diri bisa mengantarkan Napoli bermain bagus. Dia pun disebut memang seorang manajer yang cocok untuk Napoli.
Partenopei baru saja menyandang trofi campione d’inverno atau trofi juara paruh musim di Serie A. Hal ini didapatkan mereka usai mengalakan Frosinone 5-1.
Melihat papan klasemen sementara Serie A musim ini, Napoli kini berada di puncak klasemen dengan mengoleksi 41 poin dan memimpin dua poin dari Juventus dan Inter Milan yang berada di peringkat kedua dan ketiga klasemen.
Kala awal Sarri diangkat sebagai manajer Napoli, ada media-media lainnya termasuk pemain legenda Napoli, Diego Maradano, sangsi dengan kinerja mantan manajer Empoli tersebut.
Namun Maradona sekarang ini justru yakin dan memberikan support kepada Sarri dan Napoli untuk dapat mencapai kesuksesan.
Kali ini mantan pemain Napoli, Ciro Ferrara, ikut berkomentar. Menurutnya, Sarri memang pas menjadi manajer Napoli.
“Maurizio Sarri sudah bekerja dengan bagus. Dia sudah membuktikan hingga sekarang ini, di mana Napoli meraih gelar di paruh kedua musim ini. Dia memang hebat dan cerdik dalam melatih para pemain. Kami sangat mendukungnya,” kata Ferrara. (As)

