Bayern Munich mengokohkan posisinya di puncak klasemen Bundesliga usai menundukkan Ingolstadt dengan skor akhir 2-0 di pekan ke-16, Sabtu (12/12) malam WIB.
Dalam laga yang dilangsungkan di Allianz Arena, Sabtu (12/12) malam WIB, Bayern Munich memang tampil sangat mendominasi dan menciptakan sejumlah kans di babak pertama Akan tetapi, mereka gagal mencetak gol hingga turun minum.
Ada sebuah kans bagus diperoleh Bayern pada menit ke-26 melalui aksi Robert Lewandowski. Striker asal Polandia itu sukses melego beberapa pemain Ingolstadt kemudian melepaskan tendangan ke jala yang dikawal oleh Ramazan Ozcan. Namun tendangan Lewandowski dapat dihadang oleh bek lawan, Romain Bregerie.
Sementara itu, Ingolstadt bukannya tak ada kans bagus. Mereka setidaknya memiliki tiga kans bagus untuk bisa unggul. Kans perdana dapat dihalau oleh Philipp Lahm. Dua upaya lainnya bisa diredam oleh kiper Bayern Munich Manuel Neuer.
Bayern baru dapat membuka keunggulannya pada menit ke-65 lewat gol Lewandowski. Menerima operan manis dari Jerome Boateng, Lewandowski dengan dingin menaklukkan kiper tim tamu.
Sepuluh menit berselang, tim tuan rumah menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 atas Ingolstadt. Kali ini giliran Lahm yang mencatatkan namanya di papan skor usai memaksimalkan umpan dari Thomas Mueller.
Setelah unggul dua gol, Bayern kembali menekan pertahanan tim tamu. Namun hingga peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya pertandingan, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 2-0 untuk kemenangan Bayern atas Ingolstadt.
Dengan kemenangan ini, Bayern semakin mantap di pucuk klasemen sementara Bundesliga dengan raihan 43 angka dari 16 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini. Sedangkan Ingolstadt masih berada di posisi ke-11 klasemen dengan raihan 20 poin.
Di laga lainnya, Bayer Leverkusen sukses meraih kemenangan telak 5-0 atas Borussia Monchengladbach di laga lanjutan Bundesliga musim ini. Tiga dari lima gol Leverkusen dicetak oleh Javier Hernandez. Dari hasil laga ini sekaligus mengakhiri langkah tidak tertaklukkan Gladbach dari sepuluh laga terakhirnya.
Dalam laga yang dihelat di Bay Arena, Minggu (13/12) dinihari WIB tadi, Leverkusen tampil menyakinkan. Mereka menang lima gol tanpa balas atas Gladbach.
Kemenangan tim tuan rumah berawal dari gol Stefan Kiessling pada menit ke-30. Skor 1-0 untuk Leverkusen bertahan sampai babak pertama selesai.
Di paruh kedua, Leverkusen tampil mengamuk. Chicharito mencetak gol pada menit ke-63. Cuma tiga menit kemudian, Kiessling kembali mencetak gol keduanya di laga ini.
Chicharito mencetak dua gol tambahan ke jala Gladbach pada menit ke-75 dan 76. Gladbach sebenarnya memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalannya. Tapi upaya para pemainnya gagal memanfaatkan kans menjadikan gol.
Skor 5-0 itu bertahan hingga usai laga. Dengan hasil akhir ini, maka Leverkusen kini berada di posisi keenam klasemen sementara Bundesliga dengan mengoleksi 24 angka. Sementara itu Gladbach berada di urutan kelima klasemen dengan raihan 26 poin.
Untuk Gladbach hasil akhir ini sebagai yang perdana usai sepuluh laga terakhir mereka tidak pernah takluk, dengan catatan delapan kali menang dan dua kali bermain imbang.
Di partai lainnya lagi antara Inter Milan menghadapi Udinese.
Inter Milan berhasil meraih tiga poin dalam lawatannya ke markas Udinese di laga lanjutan Liga Italia. Bermain di Friuli Stadium, Nerazzurri menang telak empat gol tanpa balas atas tim tuan rumah.
Dalam pertandingan yang digelar di Friuli Stadium, Minggu (13/12) dinihari WIB tadi, Inter Milan yang bertindak sebagai tim tamu sebenarnya tak bermain mendominasi. Statistik menorehkan bahwa Nerazzurri hanya memimpin 45 persen, 55 persen milik Udinese. Dan tidak cuma itu saja, Inter juga hanya bisa melepaskan 13 tendangan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Udinese bisa melepaskan 22 tembakan dan tujuh yang tepat sasaran namun tidak ada satu pun yang berujung gol.
Empat gol La Beneamata dicetak oleh Mauro Icardi (dua gol), Stevan Jovetic dan Marcelo Brozovic. Dengan kemenangan ini mengantarkan Inter semakin mantap di posisi teratas klasemen Serie A dengan mengoleksi 36 angka dan memimpin empat poin dari Fiorentina di peringkat kedua yang baru bertanding 14 kali. Sedangkan Udinese berada di urutan ke-15 klasemen dengan raihan 18 angka dari 16 laga yang sudah dilewatinya.
Kronologi Laga
Inter terlebih dulu ditekan begitu laga dimulai. Samir Handanovic tampil bagus di bawah mistar gawang Inter Milan, di mana dia berhasil menyelamatkan gawang dari ancaman lawan.
Seperti pada menit ke-24, Cyril Thereau melepaskan tendangan keras dari jarak dekat, tapi Handanovic bisa menghalaunya.
Inter malah memimpin terlebih dulu di menit ke-23 kala Icardi bisa memanfaatkan kesalahan Fernandes dari melakukan umpan ke rekannya. Icardi yang berhasil mendapatkan bola itu lantas melepaskan tendangan tepat ke arah sasaran tanpa bisa ditepis oleh kiper Orestis Karnezis.
Delapan menit kemudian, Inter menggandakan keunggulannya jadi 2-0 atas Udinese. Kali ini giliran Jovetic yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan kesalahan bek Udinese Maurizio Domizzi ketika mencoba mengumpan umpan ke Karnezis.
Udinese yang tertinggal dua gol meningkatkan serangannya. Namun upaya mereka untuk memperkecil ketertinggalannya gagal. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama selesai.
Di paruh kedua, Udinese tetap dominasi jalannya laga namun mereka tetap juga membongkar pertahanan Inter yang sangat kokoh.
Inter memperoleh peluang bagus lewat aksi Felipe Melo. Namun sayangnya, tendangan yang dilepaskan Melo masih melebar dari sasaran.
Udinese memiliki kans bagus untuk mencetak gol pada menit ke-69. Tapi tendangan Manuel Iturra malah melenceng dari arah gawang.
Tak lama kemudian, giliran Ivan Perisic mencoba peruntungannya usai menerima umpan dari rekannya. Tapi sepakan kaki kanannya masih sedikit melayang dari sasaran.
Icardi kembali mencetak gol keduanya di pertandingan ini dan sekaligus menambahkan keunggulan Inter menjadi 3-0 atas Udinese. Icardi membobol gawang Karnezis usai memanfaatkan kesalahan bek lawan di menit ke-84.
Hanya berselang dua menit saja, Inter memperlebar keunggulannya menjadi 4-0 atas Udinese. Kali ini gawang Karnezis dibobol oleh Brozovic usai tendangan melengkung tepat ke arah gawang.
Di sisa waktu laga babak kedua, Udinese yang tertinggal empat gol masih mencoba menyerang ke pertahanan Inter. Tapi upaya mereka tetap gagal mencetak gol. Hingga usai laga, skor 4-0 untuk kemenangan Inter. (As)

