Atletico Madrid meraih tiket lolos ke babak delapan besar Liga Champions, usai mengalahkan PSV Eindhoven melalui adu penalti 8-7 di leg kedua 16 besar.
Dalam pertandingan leg kedua yang berlangsung di Vicente Calderon, Rabu (16/3/2016) dinihari WIB, Atletico Madrid bermain mendominasi dan memiliki kans yang lebih banyak atas lawannya. Statistik menunjukkan bahwa tim besutan Diego Simeone itu unggul ball posession hingga 59 persen berbanding 41 persen milik PSV Eindhoven. Selain itu, Atletico bisa melepaskan 26 tembakan dengan tujuh di antaranya tepat ke sasaran. Sedangkan PSV cuma bisa melepaskan 10 tembakan dengan dua di antaranya tepat ke sasaran, salah satu dari dua on shoat gol mengenai mistar gawang di paruh kedua.
Tapi kedua tim itu sama-sama gagal menciptakan gol di sepanjang babak pertama dan juga babak kedua. Belum ada pemenang, laga dilanjutkan di babak perpanjangan waktu. Dan di babak extra time juga belum ada gol yang tercipta dari Atletico maupun PSV dan laga ditentukan lewat drama adu penalti. PSV mengeksekusi terlebih dulu. Luciano Narsingh sebagai satu-satunya penyepak yang gagal sehingga Atletico berhak melaju ke babak perempatfinal dengan skor 8-7.
Kronologi Laga
Atletico sudah mendapatkan peluang bagus kala laga baru berjalan tiga menit lewat aksi Yannick Carrasco. Antoine Griezmann memberikan operan jitu yang akan disambut Yannick Carrasco, namun penjaga gawang PSV Eindhoven Jeroen Zoet dengan sigap terlebih dulu mengamankan bola sebelum disepak Carrasco.
Atletico kembali mendapatkan kans bagus pada menit ke-15. Operan silang Juanfran diterima Koke yang lantas memberikan umpan ke Griezmann. Akan tetapi, tendangan Griezmann dari dalam kotak bisa dihadang oleh Zoet.
PSV gantian menekan pertahanan Atletico di menit ke-30. Luuk De Jong memberikan operan ke Marco van Ginkel yang dilanjutkan dengan operan lambung ke dalam kotak Atletico dan sempat ditepis oleh kiper Atletico Madrid, Jan Oblak. De Jong nyaris saja dapat memanfaatkan bola muntah dan Juergen Locadia yang berdiri di dekat si kulit bundar gagal memaksimalkannya.
Di menit-menit akhir babak pertama, Atletico mendapatkan beberapa peluang lagi. Tapi tidak ada satu pun yang bisa berujung gol lantaran pertahanan tim tamu sangat rapat yang membuat tim tuan rumah sulit menciptakan gol. Skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Atletico kembali dominasi di paruh kedua dan memulai dengan bagus. Carrasco memberikan operan yang diterima Jose Gimenez. Namun tandukannya masih melenceng dari sasaran. Pada menit ke-51, giliran Augusto Fernandez yang mengancam. Tapi sepakan yang dilakukannya dapat dihalau oleh Zoet.
PSV memiliki kans terbagusnya pada menit ke-58. Memanfaatkan operan Locadia melepaskan tendangan ke arah tiang jauh yang sempat dihalau Oblak namun si kulit bundar mengenai tiang. Bola muntah disambut De Jong dengan tandukan namun dapat diantisipasi oleh Filipe Luis.
Empat menit kemudian, Atletico menyia-yiakan sebuah kans. Filipe Luis melepaskan tembakan kaki kanan yang dihadang Zoet. Bola muntah dan disambar Carrasco namun melayang dari sasaran.
Fernando Torres yang tampil sebagai pemain pengganti mendapatkan peluang bagus. Namun sayang sekali, tendangan yang dilepaskannya dari dalam kotak bisa dihalau oleh Zoet.
Hingga peluit panjang ditiupkan, tak ada gol tercipta. Pertandingan diteruskan ke babak perpanjangan waktu.
Atletico memiliki kans pada menit kelima perdana. Tendangan sudut Koke diterima Lucas Hernanez dengan tandukan namun bola masih melayang. Pada menit ke-104, tendangan Griezmann meneruskan operan silang Saul terlalu ringan. Masih belum tercipta gol usai di 15 menit kedua, laga pun ditentukan lewat adu penalti.
Di babak tos-tosan ini, PSV terlebih dulu menendang. Luciano Narsingh sebagai satu-satunya penyepak yang gagal. Maka itu Atletico berhak lolos babak delapan besar Liga Champions dengan skor akhir 8-7.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai laga antara Arsenal menghadapi Barcelona.
Arsenal memiliki target berat untuk dapat membalikkan keadaan dari Barcelona demi tembus ke babak delapan besar Liga Champions. Maka itu, The Gunners diminta untuk tampil menyerang kala bermain di kandang Los Cules dalam laga leg kedua dinihari ini.
Arsenal dalam posisi tertinggal usai kalah 0-2 di laga leg perdana babak 16 besar yang dilangsungkan di Emirates Stadium tiga minggu silam. Untuk lolos, The Gunners minimal harus menang 3-0 atas Barcelona di Camp Nou dalam laga leg kedua, Kamis (17/3/2016) dinihari WIB.
Ini tentu bukan tugas gampang mengingat klub Catalans tengah bermain bagus dengan 38 pertandingan tidak tertaklukkan di semua ajang yang dilewatinya pada musim ini. Ditambah tiga striker mereka sangat tajam.
Tahu situasi seperti itu dan Arsenal juga baru terdepak dari ajang Piala FA akhir minggu silam, Arsene Wenger selaku pelatih meminta para pemainnya untuk tampil menyerang untuk memperoleh sebuah tiket lolos ke babak delapan besar.
“Performa kami tak begitu jelek di laga leg perdana, namun kami hanya kurang beruntung dan pada akhirnya takluk,” ungkap Wenger di situs resmi Arsenal.
“Kami tahu kami akan menjalani laga sulit dan laga penting. Dalam posisi tertinggal dua gol dan menghadapi klub raksasa Spanyol, bukanlah pekerjaan gampang. Tapi kami akan tampil habis-habisan alias terus menyerang. Kami tidak akan pasrah begitu saja kendati kami tidak diunggulkan,” tegasnya.
“Fokus kami saat ini sepenuhnya di laga hari ini. Kami tidak akan memikirkan jalan kami di Liga Primer Inggris dulu. Kami ingin mencoba memenangi pertandingan atas Barcelona. Kami pokoknya akan tampil menyerang dan berharap akan mendapatkan hasil bagus di Camp Nou,” sambungnya.
“Kami sudah mempersiapkan diri dan tinggal bertanding. Saya ingatkan sekali lagi kepada para pemain kami bahwa terpenting adalah bermain konsisten dan menyatu gaya permainan di atas lapangan hijau,” katanya menambahkan.
“Kami juga tidak akan fokus menjaga satu atau dua pemain mereka seperti memperketat striker andalan mereka, Lionel Messi. Itu tidak pentingnya bagi kami, lantaran kami tahu bahwa para pemain lainnya juga bisa memberikan ancaman. Jadi cukup menjaga satu per satu aja dan tidak perlu dua pemain kami menjaga seorang pemain lawan. Saya lihat laga ini akan berlangsung sengit dan seru.” (As)

