Usai sukses meraih kemenangan krusial atas Manchester City di giornada ke-17 Liga Primer Inggris, Arsenal diminta lanjutkan tren positifnya di pekan ke-18 Liga.
Arsenal digadang-gadang menjadi favorit juara Premier League musim ini. Hal ini disebutkan usai klub London Utara itu berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor akhir 2-1 di laga lanjutan Liga Primer Inggris akhir minggu silam.
Hasil akhir tersebut sebagai modal oke untuk The Gunners dalam menjalani laga Boxing Day tahun ini. Tantangan berikutnya akan dihadapi Arsenal dengan bertandang ke kandang Southampton yang akan berlangsung di St. Mary’s Stadium dalam giornada ke-18 Liga Primer Inggris akhir pekan ini atau tepatnya pada hari Selasa (27/12/2015) dinihari WIB.
Arsene Wenger selaku pelatih Arsenal meminta para pemainnya untuk melanjutkan tren kemenangan tersebut. Menurutnya, di setiap laga sisa musim ini sangatlah krusial dan tak boleh gagal ataupun membuat kesalahan jika ingin menjadi juara Liga.
“Kami tahu kemenangan dari Manchester City akhir pekan lalu sangatlah penting untuk kami dalam persaingan perebutan gelar juara. Selain itu juga meningkatkan kepercayaan diri dan mental para pemain kami menjadi lebih baik. Kami sangat puas dan senang dengan kemenangan itu. Kami juga tak ingin cepat puas karena ini masih separuh jalan dan perjalanan menuju tangga juara masih panjang. Tapi kami juga tidak ingin memikirkan terlalu jauh, karena kami ingin menghadapi satu laga, baru ke laga berikutnya,” jelas Wenger di situs resmi klub.
“Maka itu saya sangat berharap para pemain bisa menjaga momentum itu dan meneruskan tren positif kami. Akhir pekan ini, kami akan menghadapi Southampton di kandang lawan, ini tentu bukan pekerjaan yang mudah apalagi lawan itu tengah ingin bangkit usai gagal menang di lima laga terakhirnya. Jadi kami harus mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin ketika menjalani laga akhir pekan ini, kami juga harus memperketat lawan dan tidak boleh membiarkan lawan menciptakan kans yang bisa memberikan ancaman ke gawang tim kami,” lanjutnya.
“Saya sebelumnya juga sudah mengumumkan bahwa saya akan memainkan kekuatan terbaik di laga ini. Dan, kami senang dengan skuad yang dimiliki saat ini tengah on fire dan siap bertanding.”
Arsenal sendiri saat ini masih berada di posisi kedua klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 36 poin dari 17 laga yang sudah dilakoninya pada musim ini dan hanya tertinggal dua angka dari Leicester City yang berada di puncak klasemen. Sedangkan lawan yang akan dihadapi Arsenal akhir pekan ini tengah berada di urutan ke-12 klasemen dengan raihan 21 angka dari 17 laganya.
Di sisi lain ada tambahan berita terbaru lainnya mengenai kubu Liverpool.
Liverpool meraih hasil-hasil jelek akhir-akhir ini dan dari kondisi itu menghambat langkah mereka di papan klasemen. Namun andai dapat bermain konsisten di sisa laga musim ini, maka Liverpool diklaim masih berpeluang tembus empat besar.
The Reds sudah tidak menang di empat laga pamungkas dengan tiga di antaranya berjalan di Liga Primer Inggris. Dalam tiga pertandingan itu, mereka meraih sekali hasil seri dan kalah dua kali.
Dari hasil tersebut bikin langkah tim besutan Juergen Klopp itu gagal naik ke papan atas klasemen sementara Liga Primer Inggris. Hingga sekarang ini mereka masih berada di posisi kesembilan klasemen dengan mengoleksi 24 angka dalam 17 pertandingan yang sudah dilewatinya pada musim ini dan terpaut lima angka dari Tottenham Hotspur yang berada di urutan keempat klasemen, yang mana adalah posisi terakhir bermain di Liga Champions musim depan.
Kendati peluang untuk finis di posisi empat besar masih lebar, namun penampilan yang belum konsistensi diklaim dapat bikin Liverpool gagal mendapatkan target itu. Kans terbagusnya merupakan dengan bermain stabil di sisa laga musim ini.
“Saya lihat Liverpool masih berpeluang untuk finis di posisi empat besar Liga Primer Inggris. Mereka memang memiliki hasil-hasil jelek akhir ini, namun perlu anda ketahui bahwa Liverpool yang sekarang ini dilatih Juergen Klopp bisa memberikan yang terbagus untuk klub, hanya butuh waktu saja,” ujar mantan penjaga gawang Liverpool David James di situs resmi klub.
“Kala semuanya menunjukkan penampilan terbagus, maka tak ada klub di Inggris yang bakal gentar lagi dilawan Liverpool. Seperti yang anda ketahui, klub-klub besar lainnya juga memiliki masalah tersendiri seperti Chelsea yang sekarang ini berada di posisi yang hampir memasuki zona degradasi. Manchester United yang performanya sedang naik turun dan juga Manchester City,” lanjutnya.
“Jika The Reds dapat melakoni semuanya dengan lancar di sisa laga musim ini, maka peluang untuk finis di posisi empat besar jelas terbuka lebar. Saya tidak ragu ketika melihat Klopp menangani Liverpool, Klopp seorang pelatih bagus dan berpengalaman. Dia pasti bisa melatih para pemain Liverpool menjadi oke,” katanya lagi.
Liverpool akan melakoni pertandingan pekan ke-18 Liga Primer Inggris dengan menghadapi Leicester City yang berlangsung di Anfield. Lalu menutup tahun 2015 dengan melawat ke markas Sunderland tengah pekan mendatang.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya lagi, kali ini tentang kubu Manchester United.
Manchester United akan menghadapi Stoke City di pekan ke-18 Liga Primer Inggris akhir minggu ini. Laga ini akan menjadikan tren positif The Red Devils di pertandingan Boxing Day.
Dari torehan media-media Inggris, United kini telah memetik 11 kemenangan secara berturut-turut di laga Boxing Day. Terakhir kali United gagal meraih kemenangan di Boxing Day tahun 2002.
Dari laga Boxing Day tahun 2002 lalu, Middlesbrough berhasil mengalahkan United dengan skor akhir 3-1.
Sesudah itu, United selalu menang di laga Boxing Day dan dari 11 kemenangan secara berturut-turut di periode itu rata-rata bikin tiga gol per laga.
Jika keseluruhan, United telah memetik 18 kali menang, dua kali bermain seri dan hanya satu kali takluk dari 21 laga Boxing Day.
United juga diatas Arsenal yang memiliki catatan terbagus kedua dengan menorehkan tujuh kali menang di laga Boxing Day dari tahun 2000-2006. Sebelum hasil imbang 0-0 melawan Portsmouth pada tahun 2007 lalu menuntaskan rentetan itu. (As)

