Argentina memastikan diri lolos ke semifinal Copa America 2015, usai menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti dengan skor 5-4 di perempatfinal.
Dari pertandingan yang digelar di Estadio Sausalito, Vina del Mar, Sabtu (27/6) pagi WIB tadi, Argentina yang tampil lebih dominasi gagal menciptakan gol di sepanjang pertandingan. Sementara Kolombia juga sama gagal membuat gol kendati punya beberapa kans emas. Tanpa babak extra time, pertandingan lantas ditentukan lewat drama adu penalti.
Di babak adu penalti, dua penyepak Tim Tango gagal menjalani tugasnya dengan baik. Sedangkan tiga eksekusi Kolombia gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna. Dengan demikian, Argentina pun tampil sebagai pemenang dengan skor akhir 5-4.
Dengan kemenangan ini yang membawa Argentina tembus ke babak empat besar Copa America 2015. Di babak semifinal, mereka akan melawan Brasil atau Paraguay, yang baru akan bertanding pada Minggu (28/6/2015) dinihari WIB, dalam memperebutkan satu tiket lolos ke babak berikutnya.
Kronologi Laga
Argentina terlebih dulu mendapatkan peluang bagus kala laga baru berjalan enam menit. Diawali dari sebuah umpan yang dilepaskan Lionel Messi kepada Angel Di Maria. Di Maria kemudian memberikan operan pada Javier Pastore, yang lantas menyepaknya ke arah gawang. Tapi Jeison Murillo bisa menghadang tembakan Pastore dan hanya menghasilkan tendangan sudut. Sepak pojok pun dilakukan pemain Argentina ke dalam kotak penalti lawan, Marcos Rojo sukses menyundul si kulit bundar, tapi masih melebar dari gawang Kolombia.
Di Maria memperoleh peluang emas pada menit ke-13 yang bisa menghasilkan gol untuk timnas Argentina. Sepakan keras pemain Manchester United itu tepat ke arah gawang, tapi sayangnya, Ospina dengan sigap mengamankan bola dari kebobolan.
Tujuh menit berselang, giliran Sergio Aguero yang mencoba peruntungannya. Namun tendangan kaki kanannya masih melayang dari sasaran.
Ketika laga sudah berjalan sekitar 25 menit, Kolombia masih belum mendapatkan satu pun peluang bagus. Lantaran pasukan Jose Pekerman itu terlihat sulit menembus dinding pertahanan Argentina yang sangat rapat.
Pastore kembali memiliki peluang bagus pada menit ke-30 setelah menyambut operan Aguero. Namun sepakannya bisa dihalau Ospina. Bola muntah langsung disambut Messi dengan sundulan, tapi Ospina lagi-lagi berhasil menjinakkan bola dari kebobolan.
Skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Argentina kembali dominasi jalannya laga dan kembali melancarkan serangan. Di Maria nyaris menjebol gawang lawan andaikan dia berhasil menerima sebuah umpan matang dari Messi.
Di Maria kembali mengancam setelah memanfaatkan kesalahan pemain lawan. Namun usahanya masih belum tepat ke arah gawang.
Kolombia baru mendapatkan peluang bagus lewat sebuah counter attack. Tapi usaha Ibarbo merobek jala Sergio Romero tak menemui sasaran lantaran tembakannya bisa dihadang oleh Pablo Zabaleta.
Argentina hampir membuka keunggulannya di menit ke-78 lewat aksi Ever Banega. Tampil sebagai pemain pengganti, Banega melepaskan tembakan keras tapi bola malah menghantam mistar jala Kolombia.
Dua menit kemudian, giliran usaha Di Maria dicegah mistar gawang. Sepakan voli yang dilakukan Di Maria sukses dihadang Ospina. Tapi si kulit bundar tetap meluncur ke arah gawang namun mengenai tiang. Bola rebound, sampai akhirnya disepak jauh oleh bek Kolombia.
Di menit-menit akhir babak kedua, Zapata hampir melakukan gol bunuh diri ketika mencoba menghadang si kulit bundar. Bola justru meluncur ke arah, dimana Lavezzi berdiri disana. Namun tidak terjadi gol, lantaran Murillo berhasil menghadang si kulit bundar dengan slidingnya.
Skor pun masih 0-0 bertahan hingga waktu normal selesai.
Laga ini akhirnya ditentukan lewat adu penalti. Di babak tos-tosan ini, tiga penyepak perdana Kolombia dan Argentina sukses menciptakan gol. Di kubu Kolombia yang menendang, James Rodriguez, Radamel Falcao dan Juan Cuadrado. Sementara tiga penendang Argentina itu adalah Lionel Messi, Ezequiel Garay dan Ever Banega.
Sesudah itu, ada tiga penyepak Kolombia gagal menjalankan tugasnya yaitu, Luis Muriel, Juan Zuniga dan Jeison Murillo. Sementara hanya ada dua eksekusi Argentina yang gagal yaitu, Lucas Biglia dan Marcos Rojo. Dengan begitu, Argentina yang berhasil meraih tiket lolos ke babak semifinal Copa America 2015 usai menang dengan skor 5-4. (As)

