Argentina membuka langkah di kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan hasil mengecewakan. Tampil di depan publiknya sendiri, Tim Tango takluk 0-2 dari Ekuador.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Monumental Stadium, Jumat (9/10) pagi WIB tadi, timnas Argentina bermain dengan para pemain inti, kecuali Lionel Messi yang menepi lantaran mengalami cedera.
Posisi barisan depan, Argentina memasang Angel di Maria, Sergio Aguero dan pemain baru Atletico Madrid, Angel Correa. Sergio Romero dimainkan sejak awal menit sebagai penjaga gawang utama.
Statistik mencatat bahwa Argentina sebenarnya bermain sangat mendominasi jalannya laga dengan unggul ball posession hingga 67 persen berbanding 33 persen milik Ekuador. Selain itu, Argentina bisa melepaskan 12 tendangan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Ekuador hanya bisa melepaskan delapan tembakan dan cuma tiga yang mengarah sasaran, tapi dua dari tiga on shoat gol berbuah hasil.
Akan tetapi, ketika pertandingan dimulai Argentina terlihat sulit membongkar dinding pertahanan Ekuador. Sedangkan Ekuador yang menggandalkan serangan balik justru nyaris unggul lewat aksi-aksi dari antonio Valencia dan Jefferson Montero.
Pada menit ke-15 operan jitu Montero hampir memecah kebuntuan timnas kala Miller Bolanos bisa menerimanya. Menaklukkan Ezeuiel Garay dalam posisi berhadapan dengan Romero, tapi sebelum disepak pemain Ekuador kiper Argentina terlebih dulu menghadang bola itu.
Argentina harus kehilangan salah satu striker terbaiknya pada menit ke-24, dimana Aguero mendapatkan cedera dan harus dikeluarkan dari lapangan. Carlos Tevez pun masuk menggantikan posisi striker yang kini memperkuat Manchester City itu.
Bolanos memperoleh kans bagus pada menit ke-26 usai memanfaatkan operan manis dari Valencia. Namun sepakan yang dilepaskannya masih melayang dari sasaran.
Argentina mencoba menyerang lewat sisi kanan dan sisi kiri. Tapi upaya mereka tidak berbuah gol lantaran pertahanan Ekuador sangat rapat.
Hingga paruh perdana selesai, skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di awal paruh kedua, Argentina langsung tampil lebih menekan, namun seperti halnya di babak pertama.
Argentina nyaris unggul pada menit ke-68. Correa melepaskan tendangan keras dari dalam kotak tapi bisa ditepis oleh Alexander Dominguez, bola muntah disambut Di Maria lewat tembakan. lagi-lagi kiper Ekuador bisa menghalaunya.
Tak lama kemudian, Tevez sempat memiliki kans emas. Namun tendangan yang dilakukannya masih belum tepat ke sasaran.
Terus menekan, gawang Argentina malah kemasukan pada menit ke-81. Diawali dari tendangan sudut yang dilepaskan Segundo Castilla ke depan jala, Frickson Erazo yang tanpa terkawal dengan mudah menanduk bola untuk mengalahkan Romero.
Satu menit kemudian, Ekuador bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Argentina lewat sebuah serangan balik yang sangat cepat. Kali ini giliran Felipe Caicedo yang mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan operan manis dari Valencia.
Tertinggal dua gol, Argentina tidak pasrah langsung. Mereka justru bermain terbuka dan meningkatkan serangannya. Terus menekan di sisa waktu babak kedua, tapi tidak tercipta gol. Sampai peluit panjang berbunyi, tidak ada perubahan skor lagi. Kedudukan berakhir 2-0 untuk kemenangan Ekuador atas Argentina.
Dengan hasil akhir ini, maka Ekuador sementara naik ke puncak klasemen. Sementara Argentina berada di posisi terbawah klasemen.
Di bawah ini ada hasil akhir antara Polandia melawan Skotlandia.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Hampden park dalam babak kualifikasi Piala Eropa 2016 dinihari tadi, Polandia menjadi skua tamu dan bermain sedikit lebih dominan dimana menguasai ball posession sebesar 57 persen dan melakukan tembakan 15 kali dimana sembilan diantaranya pas ke sasaran.
Sedangkan disisi lainnya, Skotlandia memiliki sebelas tendangan dan tujuh diantaranya pas ke sasaran. Bermain menyerang dari awal laga berlangsung,
Karena kini Skotlandia berada diposisi empat dengan membukukan 1 angka dimana tak mungkin dapat menyeimbangi torehan angka yang dibukukan Republik Irandia dimana berada diposisi tiga.
Sedangkan tim nasional Polandia menduduki peringkat kedua klasemen dengan membukukan 18 angka, lebih unggul jarak gol saja atas Irlandia dan tertinggal seuah angka atas Jerman yang menduduki pucuk klasemen. Timnas mana yang akan menjadi wakil dari Grup D sendiri bakal dipastikan dalam pertandingan terakhir dinihari senin nanti. (As)

