Agen Sbobet – Kroasia akan menghadapi Republik Irlandia di City Stadium di kota Poznan, Polandia dini hari ini. Dilansir oleh Agen Sbobet – Bandarbola.com
Menurut berita terkini yang didapat dari Agen Sbobet menyatakan bahwa bukan hanya Italia melawan Spanyol yang wajib disaksikan di laga perdana Grup C malam ini. Namun Kroasia menghadapi Republik Irlandia pun patut ditonton karena laga ini bakal berjalan seru dan sengit.
Pantauan dari Agen Sbobet menyebut ada beberapa torehan jelang perjumpaan dua tim ini di City Stadium di kota Poznan, Polandia.
Seperti yang sudah diketahui oleh Agen Sbobet, Irlandia hanya pernah sekali kalah dalam enam perjumpaan dengan Krosia yakni, hasil akhir 0-1 di Zagreb di tahun 2009 di babak kualifikasi Piala Eropa 2000.
Irlandia ikut berlaga di turnamen Piala Eropa 2012 ini dengan catatan yang sangat baik: mereka sama sekali tak pernah kalah dari 14 laganya dan hanya kemasukan bola sebanyak tiga gol. Mereka sempat kalah dalam laga terakhirnya dari musim lalu, saat dikalahkan dengan skor 2-3 di Dublin pada bulan Maret 2011 dari tim yang lolos empat besar Piala Dunia tahun 2010, Uruguay.
Bahkan Irlandia memiliki torehan laga away yang sangat bagus. Laga terakhir mereka menelan kekalahan di sebuah laga resmi di luar negeri, saat itu sudah nyaris lima musim yang lalu. Di bulan September 2007, di babak kualifikasi Euro 2008, mereka ditaklukkan Republik Ceko dengan skor tipis 0-1 di Praha. Setelahnya mereka sama sekali tak pernah kalah di pertandingan awaynya dalam 13 kali.
Dalam 20 laga ajang terakhirnya di Piala Dunia maupun kualifikasi Euro 2012, Kroasia hanya kalah sebanyak tiga kali, setelah itu mereka tidak pernah dikalahkan lagi.
Sedang menjalani antarnegara yang keempat, Kroasia masih kurang beruntung di Piala Eropa 2008. Usai meraih 3 kemenangan di grup, termasuk menang 1-0 atas Austria, mereka bahkan nyaris masuk ke empat besar, usai memimpin 1-0 di waktu tambahan menghadapi Turki. Namun di masa injury time gawang mereka bergetar dan akhirnya kalah di adu penalti.
Performa Kroasia yang dianggap berkualitas adalah di Piala Dunia 1998. Mereka berhasil menaklukkan Jerman dengan skor 3-0 di perempatfinal, namun kalah dari Prancis 1-2 di empat besar. (As)


