Bin Hammam yang menjabat sebagai komite eksekutif FIFA untuk sepakbola Asia mendapatkan hukuman sanksi dari FIFA atas kasus suap yang dilakukan olehnya pada pemilihan presiden FIFA. Bin Hammam kini telah mengundurkan diri dari jabatannya melalui surat yang diberikan pada tanggla 15 Desember 2012.
Mantan Presiden AFC dan juga Komite Eksekutif FIFA itu dikabarkan mencalonkan diri sebagai kandidat presiden FIFA bersaing dengan presiden FIFA saat ini Sepp Blatter. Pada pemilihan berlangsung, terjadi kejanggalan pada rekening presiden Asosiasi sepakbola Asia Bin Hammam dengan uang masuk dan keluar dari rekeningnya.
Komite Etika FIFA langsung melakukan investigasi akan hal tersebut dan kemudian menemukan terjadinya pelanggaran dan menyatakan bahwa Bin Hammam telah bersalah dan melakukan pelanggaran pada proses pemilihan presiden tersebut.
Bin Hammam kini menjalani hukuman berhubungan dengan asosiasi sepakbola diseluruh dunia selama 10 tahun atas tindakan suapnya.

