Agen Casino Online – Presiden Bordeuax Jean-Louis Triaud membuka pintu untuk Chamakh kembali bermain di klubnya pada musim depan. Dilansir oleh Agen Casino Online – Bandarbola.com
Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya oleh Agen Casino Online, performa Marouane Chamakh di Arsenal kurang mengesankan. Bahkan sejak kehadiran di Emirates Stadium pada tahun 2010 lalu hingga saat ini sang pemain tak bisa menunjukkan peforma terbaiknya.
Menurut berita terbaru yang didapat dari Agen Casino Online menyatakan bahwa Chamakh kemungkinan besar akan kembali ke Prancis bersama klub lamanya, Bordeaux pada musim depan.
Seperti yang telah diketahui oleh Agen Casino Online, Chamakh bergabung bersama The Gunners dari Bordeaux pada 1 Juli 2010 lalu dengan status free transfer. Pada musim perdananya, striker asal Maroko itu membuat torehan yang sangat bagus melalui golnya ke gawang Wolverhampton Wanderers saat pertandingan baru berlangsung 37 detik, memenangi rekor Thierry Henry di Arsenal dengan waktu 58 detik.
Namun sesudah itu performa Chamakh mulai menurun drastis sehingga bukan pilihan utama Arsene Wenger di lini depan Arsenal dan ia lebih sering duduk di bangku cadangan alias pemain cadangan. Bahkan pemain berusia 28 tahun ini juga pernah tertangkap kamera ketika ia mengisap shisha.
Pantauan dari Agen Casino Online menyebut Bordeaux dikabarkan salah satu klub yang siap menggaet Chamakh. Presiden Bordeuax Jean-Louis Triaud secara langsung mengumumkan bahwa ia sudah pernah mendapat kontakan dari sang striker.
“Saya pernah mendapat kontakan dari Marouane Chamakh dan dia mengatakan ingin kembali bermain bersama kami. Jadi kami pun siap menerimanya,” ungkap Triaud kepada Agen Casino Online.
“Kami masih punya tempat untuk dia. Saya rasa dia masih memiliki kemampuan bermain yang sangat luar biasa, jadi tidak salah apabila kami membuka pintu untuk dia kembali mengenakan kostum Bordeaux,” sambungnya.
Namun demikian, Triaud juga mengaku tidak terlalu gampang menggaet Chamakh ke Prancis.
“Ia, dia telah merasakan gaji di Inggris yang sangat besar dan Arsenal juga belum tentu akan menjualnya dengan harga murah,” jelas Triaud. (As)


