Liga Primer Indonesia LPI dan Indonesia Super League diminta oleh FIFA agar segera bergabung dalam naungan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI. Menteri Olahraga Andi Mallarangeng sendiri mendukung secara penuh atas permintaan dari FIFA itu agar LPI dan ISL bergabung dalam satu organisasi dibawah naungan FIFA.
ISL dan LPI sendiri sebelumnya telah mengalami perpecahan setelah terjadinya perdebatan perseturuan dalam tubuh PSSI sendiri. FIFA sendiri akhirnya mengeluarkan keputusan atas terjadinya perseturuan dalam tubuh PSSI dan FIFA menyatakan akan mengambil alih komite Eksekutif PSSI dan membentuk satu komite Normalisasi untuk organisasi sepak bola di Indonesia. FIFA meminta agar Liga Primer Indonesia yang dipimpin oleh Nurdin Halid dianggap ilegal dan segera berpindah untuk bergabung dengan PSSI. Apabila permintaan dari FIFA tersebut tidak dihiraukan maka FIFA sendiri akan menghentikan kompetisi tersebut dan tidak mengakui adanya liga Tersebut.
Andi Mallarangeng memberikan komentar dan memberikan persetujuan terhadap keputusan yang telah diberikan oleh FIFA agar seluruh liga yang ada di Indonesia tetap berada dalam naungan PSSI. Andi Mallarangeng meminta kepada LPI dan ISL agar dapat bersatu untuk meningkatkan kualitas liga sepakbola di Indonesia.
“Pada pernyataan yang ada dikatakan,bahwa LPI itu harus segera dirangkul. Oleh sebab itu, Kami harap, ada pembicaraan bagaiman menyatukan LPI dan LSI. namun yang paling penting disini adalah komite normalisasi yang akan segera dibentuk untuk menjalankan organisasi PSSI,” Ujar Andi Mallarangeng.
LPI sebelumnya telah mencoba untuk menjadi sebuah liga yang dapat diakui oleh PSSI namun masih belum ada kesepakatan yang tercapai antara LPI dan PSSI sendiri. PSSI memberikan penawaran kepada LPI sebagai liga yang berada pada posisi Divisi III dalam struktur liga di Indonesia.

