Judi Bola Asia – Usai mengantarkan Atletico Madrid meraih gelar La Liga Spanyol musim ini, Diego Simeone pun digadang telah melakukan tugasnya dengan sangat baik di Los Colchoneros.
Diego Simeone diangkat sebagai pelatih Atletico Madrid di bulan Desember tahun 2011 dalam mengisi posisi Gregorio Manzano. Saat itu, Atletico masih terpuruk di papan tengah klasemen Liga Spanyol.
Bisa dikatakan bukan musim yang fantastis bagi Los Colchoneros di Liga Spanyol. Namun, Simeone bisa membawa Atletico dan akhirnya mengantarkan timnya finis di posisi yang lebih tinggi yakni, di posisi kelima.
Namun yang cukup mengesankan adalah, Simeone berhasil membawa Atletico meraih gelar Liga Europa pada tahun 2011/2012 dan juga trofi Copa del Rey di tahun 2012/2013.
Keberhasilan tersebut lalu berlanjut dengan gelar Piala Super Eropa di pada awal musim. Selanjutnya berhasil membawa timnya meraih gelar Liga Spanyol musim ini, di mana dia berhasil bersaing keras dengan dua klub raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid.
Kinerja Simeone tentunya tak lepas dari penglihatan dua mantan pemain Manchester United, Jesper Blomqvist dan Ronny Johnsen. Saat berbicara dengan kedua pemain itu di Hotel Gran Melia, Jakarta pada pagi tadi, Judi bola Asia memberikan pertanyaan kepada kedua orang itu tentang Simeone.
“Menurut saya, Diego Simeone yang masih muda itu tapi terlihat sudah banyak pengalaman dalam mendidik para pemainnya. Dia telah melakukan tugasnya dengan sangat brilian di Atletico Madrid,” ungkap Johnsen saat diwawancarai oleh Judi Bola Asia.
“Diego Simeone memang seorang petarung yang pantang menyerah. Saya sangat terkejut dia bisa mengalahkan Barcelona dan Real Madrid dalam memperebutkan gelar juara Liga Spanyol musim ini padahal Atletico tidak memiliki banyak pemain bintang, itu yang membuat saya terkejut” kata Jesper seperti diwartakan langsung dari Judi Bola Asia.
Usai meraih gelar Liga, Simeone masih memiliki satu peluang besar untuk meraih gelar pada akhir pekan ini, kala Atletico Madrid akan berhadapan dengan rival sekotanya, Real Madrid, di partai puncak Liga Champions. (As)

