Bursa Taruhan Hari Ini – Die Roten dalam posisi unggul dari Arsenal di ajang Liga Champions. Akan tetapi, manajer Bayern Munich Pep Guardiola mengantisipasi kebangkitan Mesut Oezil yang dinilai dapat membuat masalah untuk timnya.
Perjumpaan Bayern Munich dan The Gunners di laga leg perdana babak perdelapan final Liga Champions yang digelar di Emirates Stadium seperti sebagai buruknya performa Mesut Oezil di skuad Arsenal. Seperti diketahui oleh Bursa Taruhan Hari Ini, ia gagal menyelesaikan tugasnya ketika dipercaya sebagai eksekutor sebuah penalti. Pada akhirnya, Arsenal dikalahkan The Bavarians dengan skor akhir 0-2.
Pelatih Arsenal Arsene Wenger tidak memainkan Oezil ketika timnya melawan Sunderland di ajang Liga Primer Inggris pada beberapa pekan lalu. Pemain asal Jerman tersebut baru dimainkan kembali ketika menghadapi Stoke City.
Mesut Oezil diturunkan sebagai starter ketika klub London Utara itu melawan Everton, di mana Arsenal tampil sebagai pemenang dengan skor akhir 4-1 di kompetisi Piala FA pada akhir minggu silam. Satu dari empat gol dicetak oleh Oezil dan dia juga membuat satu assist di pertandingan itu.
Dengan melihat situasi atau kondisi seperti itu, bikin Guardiola merasa Oezil bakal mengeluarkan seluruh kemampuannya ketika bertanding di Allianz Arena dalam laga leg kedua babak 16 besar pada dini hari ini.
“Kami memang menang 2-0 di kandang Arsenal dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Tapi, kami tak ingin jemawa. Dan, kami justru ingin lebih mewaspadai kebangkitan Arsenal, terutama Mesut Oezil, yang belakangan ini tampil girang,” ujar Guardila saat diwawancarai oleh Bursa Taruhan Hari Ini.
“Kami yakin laga leg kedua di Allianz Arena bakal berlangsung sengit. dan, kami berharap kami bisa menampilkan performa terbaik demi memastikan satu tiket lolos ke babak berikutnya,” lanjutnya.
“Oezil gagal mengeksekusi sebuah penalti. Dan, kami yakin dia pasti akan membalas kesalahannya dengan memberikan yang terbaik kepada timnya. Maka dari itu, kami harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi mereka,” kata mantan pelatih Barcelona itu. (As)

