Bandar Bola Internet – Poin penuh tidak berhasil diusung oleh Inter Milan pada pergelutan Serie A pekan ini. Dalam jadwal mereka melawan Bologna, cuma ada skor seri saja yang berhasil mereka buat.
Inter menjadi tuan rumah dalam pertandingan dini hari tadi (6 April 2014), Sebenarnya Inter terlebih dahulu berhasil memimpin Bologna, tetapi skor kembali menjadi imbang di babak pertama setelah lawannya sukses membukukan gol balasan. Pada babak kedua hal yang serupa terjadi, sehingga menghasilkan skor imbang 2-2.
Hasil seri tersebut adalah yang ketiga kalinya terjadi kepada mereka secara berentetan. Pada pekan kemarin, tim yang dididik oleh Walter Mazzarri tersebut juga melakukan kesalahan yang sama ketika melawan Livorno padahal mereka pada kenyataannya membuka gol lebih duluan dari pada lawannya.
Atas kejadian ini, Hernanes terlihat enggan untuk memberikan alasan yang menutupi kesalahan timnya. Menurutnya hasil yang tidak sedap ini adalah sebuah imbas dari kurang konsentrasi yang dimiliki oleh timnya.
“Bagi saya nasib sial itu tidak pernah ada. Itu adalah sesuatu yang dibuat-buat oleh orang-orang yang kurang mental dalam melakukan pergelutannya. Namun demikian apa bila anda tetap tenang dan mengendalikan emosi anda ketika pertandingan berlangsung serta terus konsisten dalam melakukan strategi anda, niscaya hasilnya akan sangat memuaskan.” keterangan dari Hernanes.
“Saya bisa melihat dengan jelas bahwa hawa permainan kami mengalami penurunan yang cukup serius sehingga hal tersebut dimanfaatkan dengan biak oleh kubu lawan. Fokus itu harus anda jaga selama 90 menit ditambah dengan injury time. Banyak sekali pemain kami yang meremehkan waktu tambahan sebagai sebuah momen untuk beristirahat, padahal seharusnya tiadk demikian. Ini adalah murni kesalahan dari para pemain kami.” analisanya.
“Dan itulah yang bisa saya katakan untuk saat ini. Tidak ada orang lain selain kami sendiri yang bisa kami salahkan. Manajer telah melakukan tugasnya dengan baik, tetapi kami tidak intens dalam menjaga komitmen permainan. Bologna memanfaatkan keadaan tersebut dengan sangat maksimal sehingga berhasil membuat keadaan berbalik imbang sebanyak 2 kali. Itu sangat tabu dan tidak boleh kembali terulang.” pungkasnya. (RB)

